banner 728x250

Remaja Jatuh dari Truk dan Meninggal, Begini Penjelasan Kapolresta Magelang

Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H. memimpin Konferensi Pers di Ruang Media Center Mapolresta setempat terkait peristiwa remaja yang bermaksud menumpang truk, terjatuh, dan meninggal, Jumat (03/05/2024). (foto: Atik)

Magelang Jateng, wartaterkini.news Seorang remaja laki-laki berstatus pelajar bermaksud menumpang (nebeng) sebuah truk, namun nahas dirinya terpeleset dan jatuh, kemudian terlindas roda sisi belakang truk dan meninggal. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, tanggal 1 Mei 2024 sekira pukul 10.10 WIB di jalan umum Magelang – Purworejo, tepatnya di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Demikian dijelaskan Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H. saat menggelar Konferensi Pers di Ruang Media Center Mapolresta setempat terkait peristiwa tersebut, Jumat (03/05/2024) siang. Dalam kegiatan itu Kapolresta Magelang didampingi Kasatlantas Kompol Agus Santoso S.E., S.I.K., M.H.

Kapolresta Magelang mengatakan dalam peristiwa itu, Korban remaja laki-laki berstatus pelajar bernama Rijqi Maulana (15) alamat Dusun Kopen, Desa Pengerutan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Sementara pengemudi truk bernama Setyawan (57) beralamat Dusun Sanggrahan RT 02 RW 12, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Baca Juga :   Selamat Datang Pejabat Baru Kapolresta Magelang, Selamat Jalan Pejabat Lama

“Awalnya sebuah truk Hino Nopol AA-8319-OK berjalan pelan dari arah Purworejo ke arah Magelang. Sesampainya di TKP dua orang remaja berusaha menghentikan laju truk untuk meminta diberikan tumpangan, namun truk tidak berhenti dan truk tetap berjalan pelan pada jalurnya,” terang Kombes Pol Mustofa menjelaskan kronologi kejadian.

“Tiba-tiba dari samping sisi kiri truk Saudara Rijqi Maulana (Korban) dengan sengaja meloncat ke arah bak truk tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang,” lanjutnya.

Baca Juga :   Kapolresta Magelang Terima Kunjungan Tim Wasops OMBC 2024

Akibatnya, Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya Korban dibawa ke RSUD Bukit Menoreh Salaman. Diketahui, cidera yang dialami Korban yaitu cidera kepala, patah leher, dan patah tulang tangan.

Kapolresta menyimpulkan, berdasarkan barang bukti, olah TKP dan keterangan Saksi-Saksi, diduga penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas adalah kelalaian atau kurang-hati-hatinya pejalan kaki atas nama Rijqi Maulana (Korban). Karena dengan sengaja meloncat ke arah bak truk yang sedang berjalan pelan tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga Korban terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang.

Namun demikian, Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya mengamankan unit truk Hino Nopol AA-8319-OK dan pengemudinya bernama Setyawan. Dengan maksud untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap pengemudi tersebut.

Baca Juga :   Malam Anugerah PWI Aceh Jaya 2024 Sukses Digelar, Berikut Para Penerima Penghargaan

“Juga untuk membantu pihak Korban mendapatkan asuransi kecelakaan. Karena salah satu syaratnya harus terpenuhi berupa keterangan dan bukti-bukti yang lain hasil penyelidikan kepolisian. Jadi tidak benar jika ada berita peristiwa ini dikatakan bahwa sopir truk melarikan diri dan sebagainya,” pungkas Kombes Pol Mustofa. (Atik/Red)