banner 728x250

Pemda Morotai Rencana Bangun Gudang Beku 500 Ton Untuk Ikan Dasar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai, Yoppy Jutan

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news–Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai berencana membangun Gudang Beku berkapasitas 500 Ton di Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan.

Gudang Beku 500 Ton tersebut difokuskan untuk menampung hasil tangkap nelayan berupa Ikan Dasar, seperti Kakap Kerapu dan juga Ikan Layan, Ikan Tongkol serta Ikan Cakalang.

Hal tersebut diungkap Kepala DKP Morotai, Yoppy Jutan, saat ditemui wartawan pada ruang kerjanya, kamis (30/05/2024).

Menurutnya, guna menjawab anomali hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Pulau Morotai, maka pihaknya perlu membangun Gudang Beku berkapasitas 500 Ton.

Baca Juga :   Lima Bulan Insentif Nakes Puskesmas Daruba Tidak Dibayar, Bendahara Mengaku Sudah Cairkan 100 persen

“Tahun ini kami akan bangun Gudang Beku 500 Ton di Juanga, saat ini juga alat beku harian dari Jepang dengan kapasitas 2 Ton sudah ada di Morotai, alat ini hanya butuh 5-10 menit ikan sudah mengeras,” ungkapnya

Yoppy juga menjelaskan, terkait Gudang Beku yang difokuskan terhadap Ikan Dasar tersebut, pihaknya telah mengusulkan ke Direktur Logistik melalui Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kesempatan itu, Yoppy juga turut prihatin terhadap daya beli khususnya ikan dasar di Pasar CBD Morotai, dengan kondisi ekonomi Morotai saat ini.

Baca Juga :   Morotai Masih Butuh 361 Tenaga Guru dan Teknis Pendidikan

“Kondisi saat ini, terkadang pembeli ikan di Pasar CBD juga sunyi, semoga nanti dengan hadirnya Gudang Beku 500 Ton dapat menjawab anomali hasil tangkap nelayan Morotai, jadi para Nelayan Ikan Dasar bisa menjual langsung ke Gudang Beku dimaksud,” tuturnya

Diketahui kata Yoppy, terdapat juga permintaan Ikan Dasar dari PT. IWIP di Weda sebanyak 10 Ton, untuk itu apabila Gudang Beku 500 Ton ini telah beroperasi maka pastinya Morotai juga dapat memenuhi permintaan dari perusahaan tersebut.
(Endi/Red)