, , , , , ,

WNA Asal Tiongkok Yang Tewas Di Apartemen Meikarta, Polisi : Fakta Di TKP Bukan Karena Corana Virus

oleh -310 views

Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news – Rumor beredarnya penemuan jasad Warga Negara Asing (WNA) asal China yang sudah membusuk di apartemen Meikarta akibat dari Corona Virus di berbagai media sosial beberapa hari terakhir dipastikan Hoax.

Kasub Bag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sunardi menjelaskan bahwa kejadian yang sebenarnya berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, dugaan sementara korban akibat kecelakaan kerja, terjatuh dan ditemukan tewas di lantai 11 pasalnya terbukti dengan didapatinya jaring Safety diatasnya yang mengalami kerusakan robek dibagiannya.

Lanjutnya, menurut Kompol Sunardi, penemuan jasad WNA tersebut berawal saat tercium bau menyengat yang berasal dari sebuah ruangan yang tertutup gipsum di lantai 11. Setelah di buka secara paksa dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya memberitahukan kepada pekerja lainnya.

Baca Juga :  Tim Gugus Tugas OKU Selatan Periksa Kondisi 12 ODP di Kecamatan Buay Rawan

“Kejadian diketahui pertama kali oleh Saksi pekerja proyek yang bekerja di lantai 17 mencium bau busuk, kemudian dilakukan pencarian sumber bau serta para pekerja juga mengetahui kabar bahwa ada pekerja asing yang hilang” jelas Kompol Sunardi saat dikonfirmasi wartaterkini.news, Senin (10/2/2020) sore.

“Saat ditemukan jenazah korban dalam posisi tergeletak miring kekanan dengan menggunakan pakaian lengkap (kaus warna abu-abu, rompi, sepatu dan masker)” lanjutnya .

Baca Juga :  Ketua KNPI OKU Selatan Periode 2018-2021 Resmi di Kukuhkan

Korban diketahui tidak kelihatan beraktifitas sejak hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 dan sudah dilaporkan ke Polsek Cikarang Selatan pada tanggal 05 Februari 2020.

Korban tercatat sebagai pekerja di PT. Karyatama Makmur Perkasa dan sudah berada di Indonesia selama 8 bulan.

Hasil olah TKP yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Jefri dibantu dengan personel Dokkes Polres Metro Bekasi Brigadir Dede dan Dinkes Pemda Bekasi di dapati korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan kuping mengeluarkan darah.

Baca Juga :  DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumsel 2019

“Saat ditemukan korban menggunakan rompi safty kerja dimana saat itu helem safty korban terpental dan sepatu korban sebelah kanan juga terpental arah belakang kepala korban serta ada jaring safety yang terbuka lebar yang terletak diatas korban, kuat dugaan korban terjatuh namun untuk lebih jelasnya penyidik membawa korban ke RS Soekanto Polri Kramat Jati untuk dilakukan Visum guna mengetahui penyebab meninggalnya korban,” tutup Kompol Sunardi. (EKA/Humas/Red).

Print Friendly, PDF & Email