WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

Pamekasan Jatim, wartaterkini.news – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menjalani Vaksinasi. Sabtu (10/7/2021) dilakukan oleh Lapas Narkotika kelas IIA Pamekasan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pamekasan dan Kodim 086 Pamekasan.

Kepala Lapas Narkotika kelas IIA Pamekasan Sohibur Rahman menyampaikan, Vaksinasi tahap pertama di lakukan setiap blok dan setiap blok di skrining (acak) yang tujuannya untuk memberikan kekebalan dan meningkatkan imun tubuh kepada para WBP.

Baca Juga :  Wabup Harapkan Kwarcab¬†Pramuka OKU Selatan Pelopori Putus Penularan Covid-19

“Para WBP mempunyai hak yang sama dengan kita, mereka adalah anak bangsa yang wajib menerima perhatian dari pemerintah,” kata Ka Lapas Narkotika kelas IIA Pamekasan Sohibur Rahman.

Menurutnya, berdasarkan dengan data yang masuk sesuai dengan KTP yang ada sekitar 110 WBP yang akan menjalani Vaksinasi, namun dari hasil pemeriksaan tubuh WBP ada sebanyak 80 WBP yang bisa di Vaksin.

“Vaksin yang di berikan oleh para WBP Narkotika mempergunakan vaksin Sinovak,” ucapnya.

Baca Juga :  Danramil 1508-05/Daruba Lakukan Pengawasan dan Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Serta Pembagian BST Kepada Warga

Berhubung penghuni Lapas Narkotika lebih dari 1000 WBP maka kami akan melakukan vaksinasi secara bertahap dan akan bekerja sama dengan Polres Pamekasan melalui Kasat Narkoba.

“Semoga kerja sama dengan Polres akan membuka ruang kepada semua WBP Narkotika dapat tervaksin,” jelasnya.

Dalam upaya tersebut kata Rahman yang harus dipenuhi adalah Nomer NIK (Nomer Induk Kependudukan) para WBP. “Untuk kelengkapan data maka, petugas akan melakukan pendataan secara Door to dor ke rumah WBP untuk mendata Nomer NIK,” ujarnya.

Baca Juga :  Puslatpumar 8 Teluk Ratai Siapkan Prajurit Pecahkan Rekor Water Trappen

Langkah ini merupakan suatu ikhtiar kita dalam rangka memutus penyebaran Covid-19. “Kami sebagai petugas wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi para WBP, karena saat ini semua keluarga tidak bisa membesuknya,” urainya.

“Kami berharap, melalui kordinasi dengan semua pihak dapat menyelesaikan vaksinasi kepada WBP, karena mereka mempunyai hak yang sama seperti kita,” pungkasnya. (Mz Ilunk/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini