banner 728x250

Virall Wanita muda di Bekasi di Narasikan Tewas di serang Komplotan Gengster, ternyata korban Kecelakaan

Bekasi Jawa barat, Wartaterkini.news – Penjelasan langsung kepala unit penegakan hukum satuan lalu lintas Polres metro Bekasi Iptu lufty nandang terkait kecelakaan yang mengakibatkan seorang karyawati tutup usia di jl. Raya pilar Sukatani tepatnya di dekat ATB (A taruma baja Cikarang) Kp. Blokang rt 03/02 Desa karang sentosa, karang bahagia, kabupaten Bekasi. Minggu (12/5/2024) dini hari.

Beredar kabar bahwa korban tersebut meninggal dunia akibat menjadi korban gangster, namun setelah anggota unit gakkum (penegakan hukum) melakukan olah TKP, kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas adu banteng yang melibatkan kendaraan roda dua (vario & Scoopy).

โ€œPada Minggu (12/5/2024) dini hari, anggota kami menerima laporan telah terjadi kecelakaan di wilayah sukatani, selanjutnya anggota unit gakkum (penegakan hukum) satuan lalu lintas polres metro bekasi mengecek dan melakukan olah TKP,โ€ kata kanit gakkum Iptu Lufty di Ruang Humas Polres Metro Bekasi. Senin (13/5/2024).

Baca Juga :   Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Salaman, Diduga Korban Pembunuhan

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Iptu Lufty Nandang, memberikan penjelasan langsung terkait kejadian ini. Meskipun beredar kabar bahwa korban terlibat dalam insiden yang melibatkan gangster, investigasi yang dilakukan oleh anggota unit penegakan hukum (gakkum) membantah klaim tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dengan cermat, polisi menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas. Peristiwa ini terjadi dalam konteks adu banteng antara kendaraan roda dua, yaitu sepeda motor jenis Vario dan Scoopy.

Baca Juga :   Perputaran Ekonomi Libur Lebaran 2024 Diproyeksikan Capai Rp 276,11 Triliun

โ€œKami telah mengonfirmasi kepada saksi maupun korban di RS (Rumah Sakit) bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan adu banteng antara kendaraan roda dua (vario dan scoopy) yang mengakibatkan seorang karyawati yang mengendarai scoopy tutup usia bukan karena sekelompok gangster,โ€ jelasnya.

Ia menambahkan, tidak ada luka senjata tajam yang diderita korban tersebut namun hanya luka akiibat benturan kecelakaan.

โ€œKeterangan yang saya ungkapkan merupakan kejadian yang sebenarnya, pentingnya menghindari penyebaran informasi yang belum diverifikasi secara akurat. Pihak kepolisian akan terus melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya dari peristiwa ini,โ€ tanbahnya

Lufty menegaskan akan terus memberikan informasi seiring dengan perkembangan investigasi lebih lanjut.

Baca Juga :   Survei Re-Akreditasi, PKM Kisam Ilir OKU Selatan Target Raih Status Paripurna

“Semoga kecelakaan semacam ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di jalan raya,” Pungkasnya. (Kikih/Red)