Usai Diguyur Hujan Deras, 130 Ton Sampah Di Kali Jambe Dibersihkan

Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news – Paska hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, ratusan ton sampah menumpuk di aliran kali jambe. Ratusan ton sampah tersebut terbawa arus dari daerah hulu, dan tertahan di crossing tol Jakarta Cikampek KM 19, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Hari ini kita progres eksekusi sampah liar yang ada di crossing tol km 19 tepatnya di kali jambe kelurahan jatimulya.” ujar Sumardi Kepala UPTD Persampahan Wilayah 2 DLH Kabupaten Bekasi, Kamis (8/9/2022).

Baca Juga :  PKB NTT Gelar Dialog Kebangsaan di Hotel Perundi Labuan Bajo

Sumardi menuturkan, upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya banjir akibat tersumbatnya aliran kali Jambe oleh sampah liar. Ia memperkirakan ada sebanyak 130 ton sampah yang menumpuk dilokasi tersebut.

“Mengantisipasi musim penghujan sampah ini kita angkut ke Tpa Burangkeng, bekerja sama dengan BBWS CC dan SDA Kabupaten Bekasi, kami perkirakan ada 130 ton karena ini sudah luar biasa tumpukannya,” imbuhnya.

Agar tak mengganggu lalu lintas di ruas jalan tol, sampah-sampah tersebut akan dibiarkan kering sebelum siangkut menggunakan truk pengangkut sampah ke TPA Burangkeng.

Baca Juga :  Tiga Pejabat Tinggi Dilingkungan Pemkab OI Dilantik

Sementara itu, kata Sumardi, guna mempercepat proses pengangkatan sampah dari aliran kali Jambe, dua alat berat eskavator disiagakan di lokasi tersebut.

“Kita fokuskan dua alat berat ini untuk mengangkat sampah dari aliran kali jambe, monitoring sebanyak 4 titik yang kita analisa, dan dalam waktu dekat kita progres semua,” ujarnya.

Menurutnya, sampah tersebut diduga berasal dari wilayah hulu yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi. Akibat hujan deras yang sempat mengguyur wilayah hulu sejak Rabu (7/9/2022) malam, membuat sampah-sampah tersebut terseret arus hingga menyumbat di kolong ruas jalan tol.

Baca Juga :  Banjir, Presiden: Keselamatan Warga Nomor Satu

“Ini didominasi dengan plastik, limbah rumah tangga dan batang-batang pohon, kita kurang jelas sumbernya tapi pada intinya ini dari hulu yang berbatasan langsung dengan kota bekasi terbawa arus dan tertahan di crossing tol ini,” tutupnya. (Eka)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini