Upacara Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Gunakan Busana dan Bahasa Adat

Wakil Bupati Pamekasan R.B. Fattah Jasin memimpin Upacara Hari Jadi Ke-492 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Ronggosukowati, Pamekasan, Kamis (03/11/2022). Seluruh peserta upacara memakai busana adat Madura. (foto: Mz)

Pamekasan Jatim, wartaterkini.newsUpacara dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan yang ke-492 digelar di Lapangan Nagara Bhakti Ronggosukowati, Kamis (03/11/2022). Para peserta dan petugas upacara memakai busana adat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan R.B. Fattah Jasin.

Dalam upacara tersebut busana adat yang dikenakan adalah busana bangsawan. Sementara aba-aba dan sambutannya memakai bahasa Madura sebagai bahasa kebanggaan masyarakat di Bumi Gerbang Salam.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Cek Harga Sembako di Pasar Cinde

Selain Wakil Bupati Pamekasan, hadir mengikuti upacara para pejabat Forkopimda, para kepala OPD, seluruh camat, dan para tamu undangan.

Selain itu, dimeriahkan pula dengan penampilan dari sejumlah hiburan. Seperti dari Sanggar Malate Pote yang bertajuk “Jheghet Pamellingan” dan marching band yang berkolaborasi dengan kelompok musik tradisional Jhembar Sakera.

Bupati Pamekasan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Fattah Jasin, mengucapkan selamat Hari Jadi ke-492 bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Pamekasan. Menurut bupati, peringatan ini sangatlah luar biasa karena terbukti banyak penghargaan yang didapatkan.

Baca Juga :  BPKPAD Provinsi Malut Gelar FGD Kebijakan Perencanaan Anggaran di Pulau Morotai

“Hari jadi yang ke-492 Kabupaten Pamekasan kita mendapatkan beberapa penghargaan dan Community Social Responsibility dari Bank Jatim. Bahkan ada penghargaan kabupaten paling inovatif dari Gubernur Jawa Timur,” ujar Bupati Baddrut Tamam dalam sambutan tertulisnya.

Disampaikan, masyarakat harus melestarikan bahasa daerah Pamekasan, yakni bahasa Madura. Bahkan Bupati Pamekasan mengharuskan upacara hari ini menggunakan Bahasa Madura yang baik dan benar.

Baca Juga :  Walikota Pagaralam Buka Sosialisasi RPJMD 2018-2023

“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ini tidak mudah, karena harus melewati sejarah yang cukup panjang. Sehingga setiap tanggal 3 November ditetapkan sebagai Hari Jadi Pamekasan,” ungkapnya. (Mz/red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini