Tudinggan Perlambat Bayar Gaji Guru ASN, Kepala Cabang BRI Kayuagung Angkat Bicara

oleh

OKI Sumsel, wartaterkini.news–Terkesan memperlambat pembayaran gaji para guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kayuagung mengklaim itu tidak sepenuhnya benar.

Tommy Salasah selaku Kepala Cabang BRI Kayuagung saat dikonfirmasi mengungkap bahwa keterlambatan terjadi lantaran masih dalam proses transisi atau peralihan, dari pihak Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung ke kami (BRI Kayuagung).

“Jadi sebetulnya BRI itu hanya menerima transferan dari Bank Sumsel Babel ke kita. Mekanisme itu, Diknas membuat SP2D lalu diserahkan ke BPKAD, kemudian BPKAD meneruskan SP2D tersebut ke Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung”,jelasnya, Kamis (08-07-2021).

Baca Juga :  34.500 Ha Sawah Lebak di OKU Selatan dan 4 Kabupaten Lainya Segera Alih Status Jadi Sawah Teknis

Kata dia, SP2D gaji guru yang harus dibayarkan, akan tetapi Bank Sumsel Babel hanya mentransferkan setengah dari nominal tertera pada SP2D itu. Dengan begitu, otomatis tidak bisa dibayarkan disini (BRI -red), karena kita tidak tahu siapa yang punya, soalnya gaji bruto.

“Di transfer oleh Bank Sumsel Babel tidak sebesar tertera di SP2D yaitu Rp 11 miliar lebih, hanya sedikit ditransfer. Kalau mereka bilang kisruh karena BRI perlambat, itu biasa dalam persaingan, karena orang mau kehilangan bisnis tentu akan panik, tetapi harusnya tak perlu rugikan masyarakat, khususnya para guru berstatus ASN”, ungkapnya.

Baca Juga :  12 Kelompok Tani Terima Bantuan Mesin Pengering Padi dan Jagung

Makanya tadi kita sudah rapat bersama di kantor Dinas Pendidikan OKI. Katanya lagi, difasilitasi oleh Kepala BPKAD OKI Ir Mun’im dan Kepala Dinas Pendidikan OKI M. Amin, dimana dalam kesempatan itu hadir juga pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung RM Rozali Anton serta Staf Ahli Bupati, Cholid Hamdan.

“Insya Allah telah dicapai kesepakatan Bank Sumsel Babel akan menambah lagi jumlah transferan. Dengan begitu, kita akan segera bayarkan gaji para guru yang melalui BRI. Dan mulai bulan Agustus, seluruh gaji di bawah naungan Dinas Pendidikan itu akan melalui BRI, ada sekitar 4.500 orang yang berstatus ASN”,pungkasnya. (Fitri/Red)

Print Friendly, PDF & Email