TRGD Sumsel lakukan Best Management Practice Lahan Gambut di BRG RI

Palembang,Wartaterkini.News– Guna mendapatkan informasi perkembangan mengenai Best Management Practice Gambut dan kegiatan-kegiatan relevan lainnya yang dilakukan oleh Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Sumsel yang terdapat di Kabupaten Prioritas Restorasi Gambut di Provinsi lainnya sebagai bahan pembelajaran.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas TRGD Sumsel yang dipimpin langsung Koordinator TRGD Prov. Sumsel Dr. Najib Asmani melakukan audiensi dan konsultasi dengan Jajaran Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia yang berlangsung di Kantor BRG Jakarta, Jalan Tengku Umar No 17 Menteng, Jakarta Pusat; Senin (17/12/2018).

Kedatangan TRGD Prov.Sumsel disambut langsung Sekretaris BRG RI, Hartono Prawiratmadja mewakili Kepala BRG RI. Mengawali sambutannya Hartono memberikan apresiasi atas kedatangan Koordinator TRGD Prov.Sumsel beserta Tim.

Selanjutnya disampaikan kepada Tim bahwa pekerjaan merestorasi gambut tidak hanya dilakukan di Indonesia saja tetapi juga di negara lain seperti Korea dan Jepang dan untuk itulah kita perlu pembelajaran dan juga melihat perbandingan kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di negara-negara tersebut, kata Hartono.

Baca Juga :  Kapolres OKU Selatan dan Asisten III Lepas Perwakilan Babinsa Salurkan Bansos Covid-19

Dari rencana restorasi yang kita buat pada tahun 2017 dan dilaksanakan pada tahun 2018 sebagian besar tentunya sudah dilaksanakan dan tentunya ada satu dua kendala yang kita hadapi dan perlu persiapan yang lebih baik untuk pelaksanaan kegiatan di tahun 2019.

Sementara Ketua Tim Restorasi Gambut Prov. Sumsel menyampaikan kalau kita lihat yang datang ini 5 (lima) Institusi, Koordinator TRGD Prov.Sumsel, ada dari Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ilir serta dari ZLS Kelola Sendang.

Seperti diketahui yang menjadi prioritas restorasi gambut adalah Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ilir tetapi diequatornya ada Kabupaten Banyuasin ( ASM Padang Sujinan) disampaikan juga bahwa  ZSL banyak membantu restorasi gambut. Adapun terobosan yang dilakukan di lokasi Banyuasin maupun Musi Banyuasin dimana ada upaya TRGD untuk merestorasi gambut, ujar Najib Asmani.

Selanjutnya dijelaskan juga kegiatan yang dilakukan seperti pembuatan sekat kanal, pemanfaatan tanaman purun, usaha pemeliharaan kerbau rawa dan juga budidaya ikan serta itik. Walau musin kemarau kondisi lahan tetap basah sehingga ikan-ikan di Palembang tetap banyak dan ini juga merupakan peran  dari TRGD Sumsel.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Fasilitasi Isbat Nikah dan Pengobatan Gratis

Untuk revegetasi diakui memang Sumsel agak terlambat dikarenakan menanam ada pengaruh musim. Disampaikan juga sampai saat ini Sumsel adalah satu-satunya provinsi yang telah menyelesaikan Perda Tentang Gambut, dan yang ingin belajar dengan Sumsel sudah ada 3 (tiga) provinsi yaitu Papua, Kalsel dan Jambi. Ketiga provinsi baru akan membuat Perda Gambut sementara Sumsel akan membuat 4 (empat) Pergub (Kelembagaan, Kemitraan, Pemberdayaan dan IT).

Adapun tujuan pembuatan Perda ataupun Pergub yaitu agar kegiatan bisa dianggarkan melalui APBD dan mengkoordinasikan OPD terkait, semua stake holder, swasta maupun masyarakat. Sebelum BRG dibentuk (Januari 2016) sebenarnya TRGD Sumsel sudah ada yaitu Oktober 2015 tetapi pada saat itu fokus kegiatan adalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan sudah memetakan  171 desa rawan kebakaran di 3 kabupaten dan sekarang sudah menjadi 210 desa dan 7 kabupaten.

Baca Juga :  Bupati Halsel Hadiri Kegiatan Regional  Meeting Kawasan Teluk Tomini Dan Malut di Gorontalo

Harapan kedepan agar untuk operasional TRGD ada di BPK  Jakarta jangan lagi diserahkan ke Dinas karena sulit koordinasi sehingga tidak terjadi overlapping. Untuk kegiatan Pemberdayaan ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,  untuk kegiatan Reweting ada  di dinas PU Pengairan dan Revegetasi ada di Dinas Kehutanan. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru sangat mengapresiasi kegiatan TRGD Sumsel dan juga Kepala BRG RI telah mengatakan kalau TRGD Sumsel adalah yang terbaik di Indonesia.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas DLH Kabupaten Banyuasin Syahril A. Rachman, Kepala Dinas DLH Kabupaten OKI Alamsyah, Kepala Bappeda Kabupaten Muba Tri Mulyadi, Kabid IPN Bappeda Kab. Muba Yuwono Aries, Staf Bappeda & Litbang Banyuasin Iwan Adi, Humas TRGD Sumsel Mala Risva, KS-Zsl David Adrian, Sarji Winata, Fitha Anggraini dan Staf Khusus Bupati Muba Joyce Sandra. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini