TMMD Sengkuyung Tahap II Kabupaten Magelang Resmi Dibuka

Pemukulan kentongan oleh Sekda Kabupaten Magelang sebagai tanda dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap II Kabupaten Magelang di Desa Krinjing, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/07/2022). (foto: Narwan WT)

Magelang Jateng, wartaterkini.newsKegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0705/Magelang resmi dibuka. Kegiatan ditandai dengan Upacara Pembukaan di Lapangan SD Negeri Krinjing, Dusun Gejiwan, Desa Krinjing, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/07/2022) pukul 09.10 WIB.

Dalam Upacara Pembukaan TMMD tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekda Kabupaten Magelang Drs. Adi Waryanto dengan Komandan Upacara Kapten Inf Ahmad Rohmad. Upacara diikuti sekitar 200 orang dan melibatkan 1 SSR Korsik Kodim 0705/Magelang, 1 SST Kodim 0705/Magelang, 1 SST Armed 03/105 Tarik, 1 SST Polres Magelang,1SSR Linmas, dan 1 SSR kelompok pelajar.

Dalam amanatnya, Sekda Kabupaten Magelang membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP., Disampaikan Gubernur bersyukur hari ini spirit kegotong-royongan dan kebersamaan kembali diteguhkan dalam suatu aksi nyata melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-114 dan Sengkuyung Tahap II TA 2022.

“Program TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini. Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja, semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut,” tegas Gubernur Jateng.

Baca Juga :  Polsek Tegalrejo Imbau Disiplin Prokes dan Bagikan Masker

Lebih lanjut disampaikan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa. Menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

“Tak terasa, Kegiatan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa, dulu dikenal dengan istilah AMD atau ABRI Masuk Desa, yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan sampai dengan saat ini sudah berjalan selama 42 Tahun. Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan maka program TMMD semakin kontributif memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Saat ini program TMMD menjadi program lintas sektoral Kementerian/ LPNK, Polri dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Disampaikan, Program TMMD menggunakan sistem “Bottom up Planning” yaitu proses perumusan pembangunan yang dilakukan secara berjenjang dari level Desa hingga Kabupaten/Kota. Yang memenuhi aspek kesejahteraan masyarakat dan bermanfaat untuk pertahanan Negara.

TMMD selama ini telah membantu Pemerintah Daerah dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik maupun sasaran non fisik. Guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh terutama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Awali Safari Dakwah, Tim Safari Ramadhan Pemkab Morowali, Gelar Ceramah di Tiga Kecamatan

Dikatakan pula, TMMD ini telah mempererat pembangunan Desa terutama untuk daerah tertinggal, terpencil/terisolir, perbatasan, pulau-pulau terdepan, kumuh perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan daerah yang terkena dampak bencana alam, hasil pekerjaan fisik dan non fisik TMMD tentunya telah banyak memberikan dampak positif bagi kemajuan Jawa Tengah.

“Melalui TMMD ini, mari kita gelorakan lagi semangat kolektifitas, kerja-kerja kolosal serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Desa. Saya juga ingin mengingatkan, bahwa di tengah wabah virus corona yang melanda ini, kewaspadaan perlu dilakukan, tapi jangan terus khawatir berlebihan, ayo budayakan hidup bersih dan sehat, saya juga berharap, TMMD kali ini bisa disisipkan aneka program yang menggugah ke-Indonesia-an kita, wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme,” ajak Gubernur Ganjar.

Menurutnya, hal ini penting mengingat maraknya hoaks, perundungan (bullying) dan ujaran kebencian yang muncul di tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa. Di tengah revolusi industri 4.0, gubernur Jawa Tengah mengajak memberdayakan, mengedukasi masyarakat akan pentingnya literasi digital, agar bijak bermedsos, saring sebelum sharing.

Baca Juga :  Rumah Miharjo Ketep Tak Lama Lagi Dapat Dihuni

“Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya. Dwitunggal TNI-Rakyat melalui TMMD. Saatnya kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi, bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di negeri ini,” pungkas amanat Gubernur Jateng dibacakan Sekda Kabupaten Magelang.

Diketahui, Sasaran Fisik kegiatan TMMD di Krinjing tersebut berupa pembuatan Cor Blok jalan panjang 1420 m, lebar 2,5 m, tebal 10 cm, dengan hasil sementara 25%. Sedangkan Sasaran Non Fisik berupa Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas/Narkoba, dan Penyuluhan Kesehatan. Seluruh kegiatan Program TMMD Sengkuyung Tahap II Kabupaten Magelang TA 2022, dengan jumlah anggaran Rp 551.000.000.

Hadir dalam Upacara Pembukaan TMMD tersebut Kasrem 072/Pmk, Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo, Bupati Magelang yang diwakili Sekda Drs. Adi Waryanto, Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Rohmadi, S.Sos.,M.Tr (Han), Danyon Armed 03/105 Tarik Letkol Arm Ida Bagus Adi. Serta Para Perwira Staf Kodim 0705/Magelang, Kepala Pengadilan Kabupaten Magelang diwakili Endi Nurindra P., S.H., M.H, Kasatpol PP Kabupaten Magelang Wisnu Harjanto.

Turut hadir Kadispermades Kabupaten Magelang Labaika Nugroho, STP, M.M., Forkopimcam Kajoran, Perwakilan Persit Kodim 0705/Magelang, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, serta tamu undangan lainnya. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini