banner 728x250

Tiga Unsur Resimen Artileri Korps Marinir Bombardir Kubu-Kubu Pertahanan Musuh

Jakarta, wartaterkini.news–Tepat memasuki hari H jam J kesenjataan Artileri mulai melaksanakan tembakan penghancuran pertahanan musuh dalam sebuah skema latihan TW II DA/LA LSD II LSL I bertempat di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (7/6/2024).

Serbuan yang melibatkan ketiga unsur kesenjataan Resimen Artileri 2 Marinir yakni Howitzer 105mm, MLRS Vampir dan BVP-2 tak luput dari pantauan Komandan Resimen Artileri (Menart) 2 Mar Kolonel Marinir Rana Karyana, selaku Pimpinan Latihan (Pimlat) turut didampingi Penasihat Latihan (Hatlat), Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) dan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal).

Dalam skenario latihan tembakan Artileri Medan dilaksanakan berawal dari informasi data intelijen satuan kawan melalui pesawat nirawak ScaneEagle-Puspenerbal TNI AL melaporkan kepada Peninjau Depan untuk diteruskan ke Pibak (Pemimpin Penembak) di garis tembak Artileri Medan bahwa pada koordinat tertentu terdapat sasaran berupa kubu-kubu pertahanan musuh yang harus diselesaikan dan dihancurkan.

Sementara itu Artileri Pertahanan Udara Menart 2 Marinir dengan BVP-2 nya melaksanakan tembakan penghadangan terhadap pesawat musuh yang disimulasikan oleh Target Drone TN-70M Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) TNI AL yang akan memberikan bantuan tembakan musuh namun terlebih dahulu berkat kelihaian awak kendaraan tempur (Ranpur) BVP-2, Target Drone tersebut dapat dilumpuhkan.

Baca Juga :   Kasus COVID-19 Muncul lagi, Masyarakat Diminta Lengkapi Vaksinasi

Danmenart 2 Mar setelah menyaksikan skema latihan dan serbuan yang dilaksanakan merasa puas, unsur kesenjataan Artileri dan manuver ScanEagle serta Target Drone TN-70M bekerja maksimal hal ini terlihat jelas di ruang kendali GCS (Ground Control Station).

Motivasi dan semangat berlatih acap kali diberikan Danmenart 2 Mar ketika menyaksikan langsung proses penembakan Artileri Korps Marinir.

“Ini sebuah terobosan, hasil maksimal tidak akan memungkiri dari kerasnya latihan kedepan kemampuan bertempur akan terus kita tingkatkan,” tegas Danmenart 2 Marinir. (**)