Terkait DBD, Dinas Kesehatan OKI Lakukan Penyuluhan.

Ogan Komering Ilir,Wartaterkini– Terkait adanya laporan warga tentang adanya pasien Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di rumah sakit Kayuagung dua minggu ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama mahasiswa Unsri lakukan penyuluhan.

Dalam dua minggu ini ditemukan pasien terkena dbd di rumah sakit Kayuagung sebanyak 8 kasus dbd dan salah satunya siswa sdn 17 kayuagung. Menindak lanjuti hal itu pihak dinas kesehatan OKI lakukan penyuluhan di sdn 17 Kayuagung.

Linda Asmarini SKM kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit melalui Subianto SKM kasi pemberantasan penyakit menular mengatakan pihaknya gelar penyuluhan tersebut sebagai langkah penanggulangan bahaya dbd.

Baca Juga :  Herman Deru Apresiasi Langkah Cepat Kabupaten OKI Sahkan APBD 2022

“Kita ajarkan ke anak- anak tentang apa itu penyakit dbd, apa penyebabnya serta penyebaranya. Langkah selanjutnya kita terapkan m3plus (menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan mengubur barang bekas. Plus artinya memakai kelambu atau autan).”urainya.Rabu(23/01).

Subianto menambahkan terkait kasus dbd berdasarkan laporan masyarakat pihaknya sudah memantau dan lakukan penyuluhan.

” Sudah dipantau Pak. Saya sendiri yg terjun langsung bersama Stap dan Mahasiswa Unsri yang lagi magang di Bidang kami”.ungkapnya.

Dikatanya, dari hasil pantauan minggu kemarin ada satu pasien dan dalam minggu ini terdapat 7 pasien dbd. Pasien tersebut sudah pulang dan masih ada tiga yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Baca Juga :  Program Air Bersih Bulano Diduga Jadi Lahan Pungli, Polisi Diminta Tangkap Oknum Tak Bertanggungjawab

“Kami selalu mengantisiapsi tiap ada gejala dbd. Penyuluhan dbd kita kirim kepuskesmas yang selanjutnya akan dilaksanakan pihak puskesmas.”jelas subianto.

Dijelaskan adapun ciri-ciri terkena dbd yakni, demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, sakit dibelakang mata, otot, dan sendi. Hilangnya napsu makan, mual-mual serta ruam(bintik merah pada kulit).

“Ketika sudah ada gejala diminta masyarakat harus bersabar, tetap fokus
Bawa anak tersebut ke petugas kesehatan atau tempat pelayanan terdekat untuk memberikan pertolongan pertama. Atau sebelumyan atasi demam baik dengan dikompres atau kasih obat penurun panas”.pungkas Subianto

Baca Juga :  Peduli Rumah Ibadah, Babinsa Koramil Bere Bere Bersama Jemaat Desa Libano Siapkan Bahan Bangunan Rumah Pastori

Disisi lain dr Isa Dwiyono kepala Puskesmas Kutaraya kecamatan Kota Kayuagung mengatakan pihaknya terus lakukan penyuluhan tentang penyakit dan pencegahannya serta cara penanggulangannya kemasyarakat diwilayahnya.

“Kita terus lakukan penyuluhan dan kita berharap masyarakat membiasakan m3 plus sebagai langkah pencegahan penyakit Dbd dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan sekitarnya.”SEHAT DIMULAI DARI SAYA”. Pungkasnya. (Arlan fatra/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini