Terkait Aksi ‘Baku Pukul’ antara Perangkat Desa dan Masyarakat, Ini Tanggapan Pj Kades Libano Morotai

oleh

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Pejabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Libano, Kecamatan Morotai Jaya Kabupaten Pulau Morotai akhirnya angkat bicara terkait perkelahian (aksi baku pukul) antara Perangkat Desa dan Warga Desa Libano.

Menurut Pj Kades Libano, informasi yang beredar di media sosial yang di tuding Perangkat Desa mengeroyok salah seorang warga beberapa hari lalu, hal tersebut tidak benar.

“Saya telah memberi klarifikasi di pihak polisi (Polres Pulau Morotai) bahwa masalah perkelahian di Desa Libano bukan dilakukan oleh Perangkat Desa sebagaimana yang informasi yang diberitakan di media online,”tandas Pj Kades Libano, Randi Madelu

Baca Juga :  Sambut HUT TNI Ke 76, Lanud Leo Wattimena Morotai Gelar Donor Darah

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pulau Morotai bahwa apa yang dilakukan oleh Perangkat Desa Libano sudah sesuai dengan prosedur dalam rangka mengamankan warga yang sedang berkelahi.

“Bagi saya, tugas aparat desa yaitu mengayomi dan melayani masyarakat, kemudian menjaga Kantibmas di desa, jadi informasi yang beredar di media sosial, bagi saya itu tidak benar.” Pungkas Randi kepada wartaterkini.news, jumat (17/09/2021).

Baca Juga :  Polsek Kualuh Hulu Amankan Pelaku Penganiayaan

Menurut Randi, saat ini Desa Libano dalam keadaan yang kondusif, pasalnya saat informasi yang menyebar bahwa terjadi kekacauan di Desa Libano, Camat Morotai Jaya langsung menurunkan Satgas TNI, Babinsa dan Babinkantibmas di desa tersebut.

Bahkan lanjut Randi, pihaknya telah berusaha melakukan mediasi secara kekeluargaan namun belum mendapat titik temu sehingga ia menyerahkan persoalan tersebut kepihak Polres Pulau Morotai.

Baca Juga :  Dapat Nomor Urut 2, Ipuk-Sugirah: 2 Kali Lebih Baik

“Masalah ini saya sudah berusaha mediasi namun belum ada titik temu, karena masalah ini sudah di tangani oleh pihak Polres maka biarlah ini menjadi kewenangan polisi untuk menyelesaikan. Saya hanya klarifikasi bahwa perkelahian itu bukan dilakukan oleh perangkat desa. Perangkat desa hanya mengamankan warga yang berkelahi.”tuturnya (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email