Tak Hanya Sasaran Fisik, TMMD Juga Sasar Kegiatan Non Fisik

Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang dipaparkan oleh Danramil 12/Gondomanan Mayor Saidi, di Pendopo Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, Kamis (11/08/2022). (foto:Penrem072/Narwan WT)

Kota Yogyakarta DIY, wartaterkini.newsSelain menggelar kegiatan Fisik berupa pembangunan insfrastruktur, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah Kodim 0734/Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan Non Fisik. Kegiatan berupa penyuluhan maupun sosialisasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan.

Dalam rangka kegiatan Non Fisik TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0734/Kota Yogyakarta TA 2022, bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Selanjutnya diselenggarakan Penyuluhan Kamtibmas, Sosialisasi Stunting, Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, Kamis (11/08/2022).

Dijelaskan oleh Narasumber Kasat Binmas Kompol Wiwik, S.H., M.H. dari Polresta Yogyakarta menyampaikan bahwa, penyuluhan Kamtibmas ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkini. Yaitu terkait situasi ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Yogyakarta kepada masyarakat di Kelurahan Prawirodirjan.

Baca Juga :  Dandim Kota Yogyakarta Kunjungi Rehab RTLH, Disambut Tangis Haru

“Potensi Kamtibmas tersebut adalah penyalahgunaan Narkoba, tindak penipuan, pencurian, hingga perampokan. Mengantisipasi potensi gangguan itu, pemerintah harus melakukan penyuluhan hukum ke masyarakat. Karena akan sangat membantu untuk ketahanan dan keamanan lingkungan,” jelas Kompol Wiwik.

Materi selanjutnya yaitu tentang Sosialisai Stunting yang dipaparkan oleh dr. Riska dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Dalam paparannya dr. Riska mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat karena sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya,” ujarnya.

Baca Juga :  Danramil 1508-05/Daruba Berikan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Kepada Cakades Morotai Timur

Dengan kata lain, lanjut dr. Riska, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.

“Hal-hal yang berpengaruh terhadap terjadinya stunting antara lain pola makan, praktek pengasuhan dan kurangnya akses air bersih dan sanitasi, dan faktor lingkungan,” jelasnya.

Materi selanjutnya yaitu Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang dipaparkan oleh Danramil 12/Gondomanan Mayor Saidi mewakili Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta. Danramil 12/Gondomanan menyampaikan bahwa penyuluhan wawasan kebangsaan diberikan bertujuan untuk membina dan membentuk komponen masyarakat yang berkepribadian dan cinta tanah air. Sehingga terbentuk karakter yang memiliki sikap patriotisme dan bela negara.

Baca Juga :  Polsek Tegalrejo Ajak Para Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

“Demikian pula dalam kehidupan bermasyarakat, hendaknya menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan menghargai, tertib sehat di lingkungan. Serta menghayati ajaran agama dan kasih sayang antar sesama dalam upaya mengisi kemerdekaan,” ujar Mayor Saidi. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini