Sidang MK: Video Perubahan Situng Hanya Narasi Sebuah Akun Facebook

Jakarta, wartaterkini.news– Anggota majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Enny Nurbaningsih menyatakan bukti video adanya perubahan hasil rekapitulasi suara dari sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU yang membuat pasangan calon 02 Prabowo-Sandiaga kehilangan suara, hanyalah narasi dari akun Facebook.

Enny saat membacakan pertimbangan hakim di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27-06-2019) menyebut dalil pihak pemohon, yakni Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyebutkan kehilangan 2.871 suara dalam sehari, dari semula perolehan 18.002 suara menjadi 15.131 suara.

Baca Juga :  Menkominfo Isyaratkan Tidak Ada Pembatasan Akses Medsos Saat Sidang MK

Sementara perolehan suara pada pasangan calon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dikatakan semula mendapat 14.254 suara, bertambah menjadi 15.245 suara pada hitung cepat.

“Mahkamah, terhadap bukti video dimaksud hanyalah narasi yang menceritakan adanya akun Facebook yang menarasikan bertambah atau hilangnya suara paslon,” ujar Enny.

Enny menyebut pihaknya telah mencermati bukti video yang diajukan oleh pemohon dan mendapati video tersebut berasal dari seseorang yang mengaku bernama Alamo Darussalam.

Baca Juga :  Mulai 14-19 September, Bank Indonesia Buka Lowongan Kerja PCPM Untuk S1/S2

Alamo menjelaskan adanya informasi bahwa seseorang yang bernama Profesor Soegianto Soelistiono yang pernah mengunggah data laman web situng di dalam akun Facebook dengan tambahan narasi.

Enny menegaskan pertimbangannya bahwa situng bukan merupakan basis penghitungan hasil rekapitulasi suara karena masih dimungkinkan adanya koreksi dan perubahan.

“Narasi-narasi tersebut sama sekali tidak menjelaskan apapun terkait dengan hasil akhir rekapitulasi perolehan suara masing-masing pasangan calon, dengan demikian dalil pemohon a quo tidak beralasan menurut hukum,” ujar dia. (ant/red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini