Setiap Tahun Renovasi RTLH di Pamekasan Alami Peningkatan

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pamekasan, Muharram saat menyampaikan keterangan tentang RTLH di Pamekasan, Kamis (08/09/2022). (foto: Mz)

Pamekasan Jatim, wartaterkini.newsPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam berkomitmen untuk membangun rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan jumlah RTLH yang dibangun meningkat setiap tahun. Pada tahun 2018, RTLH yang dibangun berjumlah 300 unit, tahun 2019 berjumlah 500 unit, tahun 2021 sebanyak 700 unit, dan pada tahun 2022 mencapai 1.000 unit RTLH.

“Jumlah pembangunan RTLH pada tahun anggaran 2022 ini, alhamdulillah meningkat dibandingkan dengan tahun 2021 lalu. Tahun ini kita anggarkan untuk 1.000 unit rumah tak layak huni menjadi layak huni,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pamekasan, Muharram, Kamis (08/09/2022).

Baca Juga :  Tanggulangi Penyebaran Covid-19, Polres Pamekasan Distribusi Perlengkapan KTS

Menurutnya, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjadikan program rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi salah satu prioritasnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tidak mampu.

Jumlah anggaran untuk pembangunan RTLH itu mencapai Rp 20 miliar lebih yang tersebar di 13 kecamatan. Anggaran itu bersumber dari dana alakasi khusus (DAK), dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan bersama Kominfo RI Teken Nota Kesepakatan terkait Pengembangan Kapasitas SDM

“Selain bersumber dari APBN, sekitar 50 persen bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendataan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan. Yang pasti penerima program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun 2021 dan tahun tahun sebelumnya juga,” tandasnya.

Pria asal Desa Samatan Kecamatan Proppo ini melanjutkan, program bantuan RTLH itu tidak hanya menyasar pedesaan, melainkan rumah-rumah tak layak di wilayah kota juga menjadi sasaran bantuan untuk mengurangi lingkungan kumuh di daerah perkotaan.

Baca Juga :  Sah! Muhammad Umar Ali Jadi Sekda Definitif Pulau Morotai

“Sementara ini ada 260 rumah yang ada dikawasan perkotaan yang sedang diperbaiki, hasil dari pendataan yang dilakukan mulai tingkat kecamatan hingga ketua RT,” ucap dia.

Dia berharap, pembangunan RTLH itu tuntas pada masa kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam. Mengingat, berdasarkan data RTLH di Pamekasan pada tahun 2018 sebanyak 10 ribu unit. (Mz/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini