banner 728x250

Serius Tangani Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Bakal Bangun TPA Baru

Muba Sumsel, wartaterkini.news–Di penghujung rangkaian Kujungan Kerja ke Kecamatan Bayung Lencir, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, Kepala OPD terkait dan Camat Bayung Lencir meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Bayung Lencir Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (17/5/2024).

Dikatakan Camat Bayung Lencir Muhammad Imron, Kecamatan Bayung Lencir memiliki satu TPA seluas lebih kurang satu hektar, yang menampung sampah dari Kecamatan Bayung Lencir dan Tungkal Jaya, dengan produksi sampah rata-rata mencapai 6 ton perhari.

Pj Bupati Sandi mengatakan bahwa persoalan sampah di Kecamatan Bayung Lencir saat ini sangat serius, untuk itu harus segera ditangani karena TPA dinilai sudah overload. Apalagi disekitar TPA banyak pemukiman warga, tentunya akan sangat berpengaruh akan kesehatan lingkungan.

“Oleh karena itu Pemerintah Daerah akan segera menyediakan lokasi TPA yang baru, karena tidak mungkin dilakukan perluasan TPA di Kelurahan Bayung Lencir ini,โ€ ungkapnya saat meninjau lokasi TPA di Bayung Lencir.

Pj Bupati Sansi juga berharap para pemangku kepentingan dalam menentukan lokasi TPA di Bayung Lencir senantiasa mengedepankan kepentingan sosial masyarakat.

Baca Juga :   Pimpin Apel Pagi perdana dan Halal Bihalal Pasca Lebaran, Pj Wali Kota Bekasi berikan Pesan kembali Jalankan Tugas dengan Semangat Baru di Lembaran Baru

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muba diwakili Kepala Bbidang KPTPA, Nazirin mengatakan, bahwa Pemkab Muba melalui Dinas Lingkungan Hidup akan menyiapkan TPA baru, relokasi, danย  penguatan penanganan sampah di tingkat hulu.

Camat Bayung Lencir Muhammad Imron juga menyebutkan bahwa TPA yang berlokasi di Kelurahan Bayung Lencir Kecamatan Bayung Lencir ini sudah menampung sampah sejak tahun 2006, dan mulai mengalami overload atau kelebihan sejak tahun 2023. Oleh karena itu masyarakat yang berdomisili di sekitar sini banyak mengeluh akibat kondisi TPA yang overload. (*)