Sempat Kering Aliran Sungai Selabung OKU Selatan Hebohkan Netizen

oleh -404 views

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Diduga dampak dari pengerjaan mega proyek bendungan Waduk Tigadihaji, aliran Sungai Selabung di wilayah Kecamatan Tiga Dihaji OKU Selatan mengalami kekeringan.

Hal ini terungkap dalam video berdurasi 02.05 menit yang diunggah akun facebook @Udo Fatien Foures pada Kamis (10-06-2021). Tampa di video sejumlah warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa mencari ikan dialiran sungai yang surut.

Dalam video tersebut Siperekam merasa heran atas surutnya Sungai Selabung yang merupakan salah satu sungai di bagian hulu sungai Komering. Normalnya, aliran sungai Selabung yang dikenal deras namun saat ini tampak surut dan kering menyisakan bebatuan.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-74, Polres Morotai Ajak Warga Jaga Kebersihan

Siperekam video nampak keheranan dengan pemandangan demikian. Perekam video mengatakan kejadian tersebut dimanfaatkan warga setempat mencari rezeki dengan menangkap ikan yang terdampar.

“Assalamualaikum Wr Wb. Ada apa dengan air Selabung.? ternyata sampai kering begini, semoga tidak ada terjadi apa-apa. Suasana Sungai Selabung kering,”ujar pembuat Video.

Tadinya arus deras, menjadi batu-batu terhampar seperti ini, ikan-ikan banyak sekali. Secara tidak langsung untuk apa ini,”ujarnya sembari menyiapkan kantong plastik tempat wadah ikan.

“Sungai selabung kering, mudah-mudahan kekeringan ini pertanda kebaikan bahwa akan mendapatkan sumber rejeki yang lain dari arus kekeringan ini. Sungai Selabung ternyata tidak ada lagi air hanya tergenang berapa tempat, suatu tempat yang dulu air arusnya terkenal deras ternyata hilang,”tambahnya.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus FPTI PALI, Beni Hernadi: Jangan di Jadikan Ajang Menguntungkan Diri

Terkait video tersebut, Kepala Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Selatan H. Dony Agusta SKM, MM saat di konfirmasi mengatakan tengah mencari tau penyebab sungai yang sempat mengalami kekeringan.

“Saat ini kita menunggu laporan dari Kades. Setelahnya berkoordinasi dengan Camat perihal penyebab air yang sempat surut seperti yang beredar di Medsos,”terangnya.

Salah seorang warga Desa Kual Kecamatan Tiga Dihaji, H, membenarkan peristiwa sungai yang mengalami surut tersebut. Warga menduga hal tersebut akibat material proyek pengeboman bukit-bukit yang membendung sungai.

“Kejadiannya kemaren sekitar pukul 14.00 WIB, namun hanya surut tidak sampai kering. Sepertinya karena pengerjaan waduk Tiga Dihaji, tanah bukit masuk ke sungai,”terangnya.

Baca Juga :  Langgar Perbup No 41 Tahun 2020, Masyarakat OKU Selatan Siap-Siap Didenda

Akibat tanah yang menutup aliran sungai tersebut menyebabkan aliran sungai Selabung yang kedalamannya diatas orang dewasa serta memiliki arus yang deras menjadi surut beberapa hari lalu. Ketinggian air hanya sebatas lutut orang dewasa. Namun saat ini telah kembali normal.

“Kemaren di bagian tengah hanya sebatas lutut orang dewasa namun hari ini telah normal kembali”. Tambahnya.

Seperti terlihat pada hari ini, Jumat (11-06-2021) aliran sungai Selabung di Desa Kual Kecamatan Tiga Dihaji telah kembali normal seperti sedia kala. (Red)

Print Friendly, PDF & Email