Sempat Bertumpuk, Sampah Di Kali Cibalok Perum GCC Kembali Bersih

Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news – Tumpukan sampah sepanjang 200 meter yang sempat menutupi aliran kali Cibalok, Perumahan Grand Cikarang City (GCC), Karangraharja, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, sudah terlihat bersih, Kamis (7/7/2022).

Town Manager GCC, Daniel Reinhard Siregar menegaskan sampah-sampah tersebut merupakan sampah yang berasal dari luar wilayah Perumahan Grand Cikarang City.

“Tentang tumpukan sampah tadi yang perlu diperjelas dan dipertegas adalah sampah tersebut dari luar Jadi kalau ditelusuri kali yang masuk ke GCC ini adalah kali-kali yang memang melewati kota Cikarang Utara juga ya pak itu dari Jababeka dari Perumahan sekitarnya itu melewati Perumahan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Sugeng, Petani Pembudidaya Labu Import Pertama di OKU Selatan

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan yang sempat meninjau ke lokasi tumpukan sampah pada Rabu (6/7/2022), dalam kunjungannya tersebut Dani Ramdan mengatakan permasalahan sampah tersebut menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan pengembang.

“Sebenarnya pak Bupati datang bukan menyalah kan kami, karena memang sampah itu bukan berasal dari warga kami tapi sampah yang terbawa arus, tapi pak Bupati antusias mendapat informasi dari warga beliau datang kesini berkomunikasi dengan kami untuk menyelesaikan masalah ini,” ucap Daniel.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Banjir di Piru, BPBD SBB Segera Buat Tanggul Darurat

Saat ini kondisi sampah yang ada di aliran kali Cibalok, sudah terlihat bersih. Hal tersebut lebih cepat dari waktu yang diberikan oleh Dani Ramdan. Kata Daniel, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menyediakan sebanyak 8 armada truk pengangkut sampah, sedangkan pihaknya memberikan bantuan berupa alat berat.

“Iya, sekarang sudah rapih dan bersih lagi, kami turunkan satu unit eskavator dan dari dinas menurunkan truk pengangkutnya untuk membawa sampah-sampah tersebut ke TPA Burangkeng,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Serahkan Sembako Untuk Masyarakat Pedalaman

Nantinya, Ia berharap Pemkab melalui Dinas terkait bisa melakukan pencegahan dengan memasang jaring-jaring sampah dibeberapa titik sehingga memudahkan mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah.

“Kalau kita kan tidak memiliki kewenangan karena aliran kali kan milik pemkab, nah kalau yang melewati wilayah perumahan kami itu ada sepanjang 7 kilometer selalu kami lakukan perawatan setiap dua minggu sekali.” tutup Daniel. (Eka/Red).

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini