Sejak Tahun 2010 Hingga Kini Tarif Air Minum PDAM Jepara Belum Ada Penyesuaian

Jepara Jateng, wartaterkini.news– Menindaklanjuti hasil rapat direksi Perumda Air Minum Tirta Jungporo Jepara, bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jepara, Selasa 12/7/2022 yang lalu.

Sapto Budiriyanto Dirut PDAM Jepara bersama staf dan pegawai, pada Selasa (19/7/2022), mengadakan kegiatan pembagian brosur untuk calon pelanggan Sambungan Rumah (SR) baru bertempat di pasar Desa Bugel, Kecamatan Kedung.

Baca Juga :  OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergitas KPK dan Polri Yang Pertama Kali

“Saat ini posisi kinerja PDAM Jepara, bisa beroperasi dengan didukung dari pendapatan non air. Mengingat tarif PDAM sejak adanya Perbup Jepara No. 63 Tahun 2010 mengenai tarif air minum, sampai tahun 2022 ini belum ada penyesuaian lagi,” ujar Sapto, Rabu (27/7/2022) saat ditemui di ruang kerjanya.

Hal tersebut disampaikan Dirut PDAM, Sapto Budiriyanto saat mendatangi pasar Bugel. Dalam rangka menyebarkan brosur ke masyarakat umum di pasar Bugel.

Baca Juga :  Curi HP Dua Pemuda Terancam 9 Tahun Penjara

Pembagian brosur ini bertujuan agar, memenuhi target pendapatan non air, untuk melaksanakan operasi perusahaan, dalam perolehan peningkatan sambungan baru, dengan tarif Rp. 2jt dan biaya pendaftaran Rp. 10rb, dengan kemudahan bisa diangsur selama 5x tanpa uang muka dan kegiatan dilaksanakan mulai awal bulan Juli sampai akhir Desember 2022.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan pengecekan kegiatan produksi air bersih di pipa Bongpes atau Bendung Karet Welahan Bum, di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan.

Baca Juga :  Menkominfo Sebut Kanal Penyebaran Hoaks Mulai Menurun

Selanjutnya, Sapto Budiriyanto Dirut PDAM Jepara bersama staf dan pegawai, meninjau lokasi perbaikan jaringan PDAM Jepara, yang terdampak pembuatan selokan dan drainase di Desa Ujungpandan, Kecamatan Welahan.(Eko/Red).

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini