Sebut Kain Seragam Sekolah Hasil Tender, Pernyataan Oknum Guru SMAN 1 Muncar di Bantah Kadisdik Provinsi Jatim Wilayah Banyuwangi

Banyuwangi Jawa Timur, wartaterkini.news–Pernyataan Is limaningsih atau ning (30) salah seorang staff tenaga pengajar di SMAN 1 Muncar terbukti bohong atau tak bisa di pertanggung jawabkan. Rabu (08-07-2020)

Hal itu berawal ketika salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya bermaksud hendak membeli kain seragam untuk adik perempuannya di sekolah SMAN 1 Muncar.

Mengetahui jika uang yang akan di pergunakan untuk membeli kain seragam tersebut di dapat orang tuanya dari berhutang, maka ia bermaksud mengajukan pembelian dengan menggunakan sistem kredit atau nyicil, namun hal itu tidak di tolak oleh Ning.

Baca Juga :  Wali Murid MTS Negri 1 OKU Selatan Keluhkan Iuran UNBK

“Jadi pada hari Selasa (07-07-2020) itu saya pergi ke sekolah hendak membeli seragam adik saya, memang dari rumah saya sudah membawa uang sebesar 1,9 juta, tapi saya tau jika uang itu di dapat orang tua saya dari hutang, makanya waktu saya datang ke sekolah itu berniat untuk membeli kain seragam melalui kredit, agar orang tua saya bisa mencicil dan tidak jadi berhutang”.Ungkapnya.

“Tapi maksud saya untuk nyicil kain seragam itu di tolak, buk ning bilangnya waktu itu takut, karena kain seragam itu milik dari sebuah toko, lha pas saya tanya nama tokonya, buk ning bilang pokok nya ada, toko tersebut yang menyalurkan seragam ke seluruh sekolah se-Banyuwangi, saya tanya lagi, tender buk ? Buk ning menjawab iya pak” imbuh nya menirukan pernyataan ning waktu itu.

Baca Juga :  PWPSS Sumsel "Pulang Kampung" Gelar Baksos dan Silaturahmi

Sementara itu Drs.Istu Handono, M.Pd selaku Kepala cabang dinas pendidikan Provinsi Jawa timur wilayah Banyuwangi membantah pernyataan yang di lontarkan ning.

“Hoax itu, karena kami bukan lembaga yang berkapasitas menyelenggarakan tender, andai katapun ada tender itu menjadi kewenangan provinsi, tapi provinsi pun tidak pernah membuka tender terkait seragam ini, kalau pun ada toko, toko apa namanya, saya harus tau”.Terangnya.

Baca Juga :  Kasad: Bersama-Sama Lestarikan Indonesia Yang Bhinneka, Aman, Damai dan kuat

Istu juga menambahkan jika pembelian kain seragam sekolah di perbolehkan dengan cara mencicil,bahkan ia menyatakan sekolah wajib memberikan keringanan biaya bagi mereka yang kurang mampu.

“Menyicil pun boleh kok,seharusnya sekolah juga meringankan biaya seragam bagi mereka yang kurang mampu” Pungkasnya.

Perlu di ketahui, untuk 5 stel kain seragam beserta atribut sekolah, wali murid dari peserta didik baru SMAN 1 Muncar harus merogoh kocek dari kantong pribadi sebesar 1,9 juta rupiah, besaran biaya tersebut belum termasuk ongkos jahit yang harus di tanggung masing-masing. (Red/ril)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini