SDM Lion Air Perlu Terapkan Revolusi Mental

Jakarta,Wartaterkini.news– Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh maskapai penerbangan Lion Air perlu menerapkan revolusi mental, agar menyadari menjaga keselamatan pengguna menjadi bagian dari pelayanan publik.

“Kesimpulan paling penting saat ini adalah revolusi mental bagi Lion Air,” ujar Anggota Komisi V DPR RI Sukur Nababan pada saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/11).

Disinyalir maskapai penerbangan itu, belum sepenuhnya menerapkan revolusi mental ketika melayani publik. Akibatnya keselamatan penumpang kerap kali menjadi taruhan ketika menaiki moda transportasi udara yang dikelolannya.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Perdagangan Ringkus Penjual Shabu di Nagori Bandar Sakti

Oleh karena itu, peran Kementerian Perhubungan (Kemhub) dalam pengawasan penerapan revolusi mental pada maskapai penerbangan itu diperlukan. Jadi, setiap SDM yang membutuhkan sertifikasi harus langsung dibawah kementerian, tidak boleh dialihkan pada stakeholder bidang pelatihan.

“Sertifikasi dilakukan oleh regulator dalam hal ini Kemhub, berharap seluruh petugas yang bertanggung jawab prioritaskan safety,” katanya.

Adanya pengawasan ketat, lanjut dia, akan mendorong para SDM perusahaan penerbangan itu untuk lebih mengutamakan keselamatan. Sehingga aktifivitas pelayanan publik angkutan udara ini dapat menjadi lebih baik dari tahun-tahun yang lalu.

Baca Juga :  Ir.H. Ishak Mekki Usulkan Pembangunan Exit Tol Kayuaguang-Pematang Panggang

“Siapapun harus betul-betul melakukan pengawasan yang ketat,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sepakat, revolusi mental butuh diterapkan oleh SDM maskapai penerbangan Lion Air, demi menjamin keselamatan masyarakat. Khususnya, pada komitmen para SDM dalam keselamatan dan perilakunya ketika melayani penumpang.

“Kami akan melakukan upaya-upaya revolusi mental terkait komitmen dan attitude,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap maskapai itu untuk mengimplementasikan sikap revolusi mental. “Tanggung jawab pengawasan akan kami tingkatkan,” tuturnya. (Tri Antoro/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini