Sadis!! Boss Rentenir Aniaya Nasabah Hingga Berdarah, Didampingi Tokoh Pemuda Korban Melapor ke Polsek Muncar Mencari Keadilan

BANYUWANGI, Jawa Timur, wartaterkini news -Kejadian apes menimpa Ilma Tiana (24) warga Dusun stoplas Desa Kedungrejo tepatnya Belakang Masjid Al Iklas, Kecamatan Muncar, yang diduga menjadi korban keganasan oknum rentenir.Rabu (03/08/2022)

Selain mengalami trauma, korban juga mengalami luka berdarah dan yang kini harus terbaring di rumah sakit akibat dianiaya oleh oknum lintah darat alias rentenir tersebut.

Menurut Ompos , selaku kordinator tim Tokoh Pemuda Desa Tembokrejo menjelaskan, bahwa warganya mendapat perlakuan dugaan penganiayaan dengan menggunakan benda tumpul hingga luka berdarah oleh oknum lintah darat alias rentenir,” ucapnya,

Baca Juga :  Marisa Limun: Persiapan SKKN di Kota Ternate Sudah 80%

“jadi korban dan pelaku ini sempat mempuyai masalah hutang piutang dengan bunga dan denda yang terlalu tinggi , entah karena permasalahan apa akhirnya antara keduanya terjadi cekcok yang sampai akhirya terjadi tragedi berdarah dirumah korban IT , namun warga kami ini sebenarnya mencoba untuk ngomong baik- baik.” ungkapnya.

Masih menurut Ompos dari cerita korban penganiyaan tersebut ,diduga terlapor (rentenir) melempar sebuah kunci yang tepat kunci yang tumpul tersebut mengenai kepala korban sampai darah bercucuran di di area rumah korban,”jelasnya,

Baca Juga :  Penuhi Hak Narapidana, 112.523 Orang Terima Remisi Idulfitri

“karena gerak reflek, korban berusaha menahan pendarahan dengan sehingga kepalanya luka bercucuran darah . lalu lari keluar dan meminta tolong pada tetangga sekitar, setelah itu dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pada luka di kepalanya , dan sampai hari ini korban kami masih mengalami trauma.” jelasnya.

Tokoh Muda Ompos Berharap, pihak kepolisian dapat objetik dalam penanganan perkara, sehingga warga dan korban mendapat keadilan atas kejadian ini yang di lakukan oleh oknum Rentenir tersebut,”ujarnya,

Baca Juga :  Gubernur Sulteng Hadiri Penandatangan MOU Universitas Tadulako Dan Bank Sulteng

“kami berharap pihak kepolisian dapat memberikan tindak lanjut atas kejadian yang menimpa warga kami dengan proses hukum yang berlaku secara objektif, karena dugaan penganiayaan ini menggunakan benda tumpul”, pungkas Ompos Tokoh pemuda

Sementara, menurut kanit reskrim polsek muncar, Iptu Made Suwena SH, menuturkan, perkara dugaan penganiayaan sedang ditindaklanjuti dan masih membutuhkan keterangan saksi kami sedang melakukan penyelidikan, kita tunggu nanti hasilnya .” singkat Kanit Polsek Muncar, (**)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini