Rumah Terancam Ambruk,Atasi Kerisauan Warga Pihak Rekanan Akan Pasang Talud

OKU Selatan,wartaterkini.news–Seperti diketahui saat ini sedang dilakukan pembangunan Pelebaran jalan dan saluran tertutup pada bahu kiri – kanan jalan di sepanjang  jalan Jendral. A. Yani dari arah jembatan  lingkungan tangsi bumi Agung sampai pertigaan jalan kelurahan Bumi agung.

 

Tentunya, saat melakukan pengerukan yang dilakukan pihak rekanan untuk pelebaran jalan dan pembangunan saluran yang tertutup. dengan adanya penggunaan alat berat banyak mengalami kendala dilapangan.

 

Sehingga ada beberapa rumah di Komplek Perumahan Guru 2 Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terancam ambruk dampak dari pengerukan pelebaran jalan dan saluran tertutup di Kota Muaradua yang saat ini sedang di kerjakan pihak rekanan.

 

Pantauan di lapangan, sedikitnya ada 3 unit rumah yang terancam amblas di bagian dapur rumah tersebut, lantaran tanah – tanah di bagian belakang sudah mulai amblas sedikit demi sedikit.

Baca Juga :  Buka Rakerda Nasdem di Taliabu, A.Malik Ibrahim Ajak Partai Lain Tegakkan Kedaulatan Demokrasi

 

Di ketahui 3 unit rumah yang terancam amblas tersebut milik Iwan Hermawan, Rudi, dan Bahar, lantaran ketiga rumah sangat berkaitan, jika 1 rumah sudah amblas maka keduanya akan terkena amblas pula.

 

Rudi mengatakan, rumah kami ini terancam amblas lantaran dampak dari penggalian saluran tertutup dan pelebaran jalan dalam kota, akibat galian saluran tertutup sehingga semen dan keramik dinding menjadi tergantung,” terangnya.

 

Dengan adanya kejadian ini membuat kami menjadi resah dan was-was terutama pada saat tidur di tengah malam di hawatirkan amblas pada saat tidur maka kami tidak bisa membayangkan jika hal itu terjadi.

Baca Juga :  BPBD dan Tim Gabungan Terus Berupaya Padamkan Api

 

“Merasa takut terutama di waktu tidur malam hari, dihawatirkannya saat hujan turun sehingga tanah semakin tergerus dan membuat rumah kami menjadi amblas, hingga habis rumah dan bahkan mengancam keselamatan,” ucapnya.

 

Edi, dan Een selaku Direksi Pengerjaan pelebaran Jalan menanggapi, rumah-rumah yang terkena dampak tersebut akan kita bangunkan pasangan taulud dilokasi terkena dampak dari pengerukan yang mengakibatkan amblas beberapa rumah milik waraga tersebut, ”  kami akan tindak lanjuti,” terangnya.

 

“Hari selasa kami bergerak untuk mengerjakan lanjutannya dengan membongkar kramik dan akan kami pasangkan talud yang baru dengan cor beton,” ucapnya.

 

Dia menambahkan, akan kami bangunkan taulud lagi, secepatnya karena saat ini belum bisa bergerak karena ada warga yang meninggal jadi tidak enak kalau kami langsung kerja di situ.

Baca Juga :  Proyek BPBD OI Dengan Anggaran APBN di Kerjakan PT Gajah Mada Sarana Amburadul

 

“Tidak akan kami abaikan akan kami fokuskan mengatasinya, yang pasti kami tidak lepas tangan dan itu menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya.

 

Dikatakannya, kami juga akan musyawarah dengan masyarakat sekitar dan dengan Kepala Lingkungannya untuk mengatasi hal ini. Termasuk kramik saat ini akan kami bongkar dan akan kami pasangkan talud baru akan di cor.

 

“Secepatnya akan kami atasi karena sekarang sedang ada keramaian adanya warga yang meninggal sehingga alat berat belum bisa di gerakkan, hari selasa sudah kami atasi,” ucapnya.

 

Dia menegaskan, kejadian ini bukan menjadi kehendak kita, namun yang jelas akan kami perbaiki secepat mungkin karena memang sudah menjadi tanggung jawab kami,” pungkasnya. (Suardi/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini