banner 728x250

Rumah di Timpa Pohon Kelapa, Daut dan Keluarga Selamat Dari Maut

Ogan Ilir Sumsel, wartaterkini.news–Angin kencang yang menerpa pemukiman warga di Desa Mayapati, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menyebabkan pohon kelapa patah dan menimpa rumah warga. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 16 Desember 2023, sekitar pukul 16.20 WIB.

Daut, salah satu korban rumah roboh tertimpa pohon, mengatakan saat kejadian dirinya dan keluarga tidak menyangka. Tiba-tiba ada suara berdesrak, lalu dirinya dan keluarga pindah posisi ke dapur. Tak disangka, bagian depan rumah ludes dan ambruk ke tanah akibat pohon tumbang tersebut.

“Awalnya saya dan istri juga anak pada saat angin kencang kami berada di depan, lalu ada suara berdesrak saya ajak istri dan anak saya pindah kedapur, benar saja tanpa aba aba rumah kami tumbang ke tanah,” ujar Daut.

Baca Juga :   Tindaklanjuti Laporan Warga, Polsek Plemahan Gelar Razia Miras

Kejadian ini sempat dilaporkan ke pemerintah setempat dan beserta perangkat desa. Kepala Desa Mayapati, Ari Saputra, dengan sigap langsung meninjau lokasi musibah dan mengabarkan ke dinas-dinas terkait yang berwenang.

“Ini musibah alam dan sudah kami sampaikan ke pihak terkait seperti Baznas, Perkim, dan juga BPBD Kabupaten Ogan Ilir,” ujar Ari. “Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa namun kerugian yang kami perkirakan mencapai lebih dari Rp10 juta, dikarenakan rumah ini hancurnya cukup parah dan memang butuh bantuan dari pemerintah.”

Baca Juga :   Sebanyak 23 Investor Pelopor di 2023 telah Groundbreaking di IKN

Musibah yang menimpa korban ini sempat juga diabadikan oleh beberapa media dan sempat juga disampaikan oleh para awak media ke Baznas dan lainnya. Namun, kejadian Sabtu sore itu sampai hari ini belum ada kunjungan dari pihak Baznas dan lainnya.

Camat Pemulutan Selatan, Arfan Efendi, juga sempat diberitahu atas musibah ini melalui Chat WhatsApp dan jawaban dari pak camat “Sudah diteruskan ke dinas terkait.”

Antusias warga sekitar menolong korban menyelamtkan keluarga korban dari rumah roboh tersebut, terutama anak kecil yang belum genap satu tahun diutamakan.

Sampai saat ini, Minggu 17 Desember 2023, belum ada terlihat dari pihak dinas terkait yang berwenang di Ogan Ilir.

Baca Juga :   Ucapkan selamat dan berikan cinderamata, Kalapas Pamekasan lepas pegawai yang purna tugas

Keluarga yang tertimpa musibah ini memang berharap banyak jika ada bantuan dari pemerintah dikarenakan rumah yang dimiliki tidak bisa di tempati dan sekarang korban menumpang di rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi kejadian.(Arman/Red)