Rugikan Negara 1,4 M, Mantan Pimpinan Bank Plat Merah dan Mantan Anggota DPRD OKU Selatan Ditetapkan Sebagai Tersangka

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Tim penyidik tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada bank plat merah Cabang pembantu kecamatan Muaradua.

Adapun dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni EH mantan pimpinan bank pelat merah cabang pembantu dan mantan anggota DPRD OKU Selatan berinisial EHS (Alm).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajar) OKU Selatan, Dr. Adi Purnama dalam keterangan persnya didampingi Kasi Pidsus, Julia Rahman dan Kasi Intelijen, David Lafinson Sipayung mengatakan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi dana KUR tahun 2021-2022 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,4 miliar.

Baca Juga :   99.466 Lembar Surat Suara DPRD OKU Selatan Tiba di Gudang Logistik KPU

Penetapan tersangka dilakukan setelah EH menjalani pemeriksaan selama empat jam lebih pada Kamis (16/11/2023). Namun penyidik belum melakukan penahanan terhadap tersangka EH dikarenakan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Tim penyidik belum melakukan penahanan terhadap EH karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan,” jelas Kajari Kamis (16/11/2023)

Sementara untuk tersangka EHS yang merupakan mantan oknum anggota DPRD OKU Selatan, Kajari menambahkan meski yang bersangkutan telah meninggal dunia namun statusnya ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :   Keren.! Kejari OKU Selatan Raih Peringkat Nasional Penyumbang PNPB Terbesar Ke-9

“Karena tersangka telah meninggal dunia, nanti akan ada upaya untuk pemberhentian kasus (SP3),” tegasnya Kajari

Kajari mengatakan atas perbuatan melawan hukum dalam kasus dugaan korupsi dana KUR tersebut, tersangka EH terancam Pasal 1, 2 dan 3 Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Perbuatan para tersangka ini diganjar ancaman penjara diatas 5 tahun,” tandasnya (Red)