banner 728x250

Ratusan HA Lahan Petani di Kecamatan Tanah Abang Terendam Banjir, Ini Langkah Dinas Pertanian PALI

PALI Sumsel, wartaterkini.news– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatra Selatan melalui Dinas Pertanian pastikan bergerak cepat dalam mengantisipasi banjir yang terjadi di Kecamatan Tanah Abang, yang merendam ratusan hektar lahan pertanian milik warga.

Diketahui banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Tanah Abang setelah beberapa hari yang lalu diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi. Ditambah lagi kiriman air di Sungai Lematang dari hulu yang menyebabkan debit air cepat.

Mengetahui banyak lahan pertanian yang terendam banjir, pihak Dinas Pertanian kabupaten PALI langsung melakukan pendataan.

Dari data yang dilakukan PPL, diketahui luas persawahan yang baru semai yang terendam banjir seluas 400 hektare. Kemudian lahan persawahan padi, kacang tanah, kacang hijau, jagung dan sayur mayur terendam banjir seluas, 593 hektare.

Baca Juga :   Indonesia Aman, Tak Ada Aksi Terorisme selama 2023

Plt. Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, SP MM menjelaskan bahwa lahan persawahan dan pertanian warga yang terendam banjir terjadi di delapan desa yang ada di Kecamatan Tanah Abang.

Diantaranya, Desa Pandan, Desa Sedupi, Desa Raja Barat, Desa Muara Sungai, Desa Sukaraja, Desa Curup, Desa Lunas Jaya dan Desa Tanjung Dalam.

“Kita sudah rekap yang terdampak banjir dan sudah mnta petugas POPT buat rekomendasi bahwa terjadi bencana. Selain itu, Dinas Pertanian telah melakukan koordinasi ke BPBD agar segera ditetapkan bencana,” ungkapnya, Jumat (10/5/2024).

Baca Juga :   Inspiratif!! Pemkab PALI Manfaatkan Lahan Kantor untuk Menanam Cabai

Setelah ditetapkan bencana, agar disediakan anggaran BTT untuk pembelian Saprodi.

“Selain itu, sudah kami usulkan juga ke pemerintah pusat melalui aspirasi benih padi untuk 2.000 Hektare tahun ini. Serta Program Dinas Pertanian juga banyak berdampak terhadap banjir ini. Seperti demplot, penangkar dan lain-lain serta laporan percepatan tanam,” tambahnya.

Untuk bantuan benih padi inbrida dari pemerintah pusat seluas 1.000 Hektare perkiraan datang tanggal 15 Mei 2024 ini. “Info dari kabid TPH setelah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Mudah-mudahan datang tepat waktu,” ungkapnya.

Ia berharap agar para petani dan warga kecamatan Tanah Abang sabar dalam menghadapi bencana ini. “Tentunya kami tidak tinggal diam untuk membantu petani yang terdampak banjir. Harapan kita bantuan dari pemerintah pusat bisa datang tepat waktu,” tutupnya. (Hr/Red)