PT. Yuassa Battery Tertarik Investasi Pabrik Ban di Sumsel

Palembang, Wartaterkini.News– Sejumlah pimpinan PT. Yuassa Battery melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam rangka kerjasama investasi terhadap rencana pembangunan Pabrik Ban di Provinsi Sumsel. Petemuan berlangsung di ruang rapat Griya Agung Palembang, Rabu (16/1/2019).

Pimpinan perusahaan tersebut meliputi  Komisaris PT. Yuassa Battery, Wandi Wanandi, Asisten Komisaris PT. Yuasa Battery, Robertus Basuki, Manager Yuasa, Totu Krisbianto, dan Perwakilan Yuasa Sumbagsel, Novriandi.

Komisaris PT. Yuasa Battery, Wandi Wanandi mengatakan, pertemuan tersebut untuk mengetahui langsung terkait peluang investasi khususnya rencana pembangunan pabrik ban di Sumsel.

“Kami hadir disini bertemu bapak Gubernur untuk berkominikasi mengenai peluang investasi karena kami mendengar tentang rencana pembangunan pabrik ban untuk memaksimalkan hasil perkebunan karet Sumatera Selatan,” ungkap Wandi Wanandi.

Baca Juga :  Herman Deru Ingin Tanjung Senai Segera Jadi Objek Wisata Baru

“Selain Battery, kami punya pabrik ban di Surabaya. Kami memproduksi ban sepeda motor dengan merek Blackstone. Selain itu, juga memproduksi ban sepeda, ban mati (Ban mainan anak-anak), juga ban Lorry (Gerobak),” terangnya.

“Sebelumnya, kami memang sudah berencana untuk membuat pabrik ban baru diwilayah Sumatera dan Kalimantan karena kami melihat jumlah sepeda motor di indonesia lama semakin meningkat,” lanjut Wandi Wanandi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, keinginannya mendirikan pabrik ban di Sumsel untuk mendongkrak harga karet karena dari 5 juta hektare karet di Indonesia 30 persennya ada di Sumsel. Untuk itu harga karet yang rendah saat ini menjadi problem di masyarakat petani karet.

“Membangun pabrik ban Ini salah satu cara untuk mendongkrak harga karet dan yang paling dikhawatirkan adalah jangan sampai lahan karet milik rakyat di Sumsel ini di konversikan.” tegasnya.

Baca Juga :  Tidak Jaim, Pulang Kunker Gubernur Sumsel Makan di Warung Kaki Lima

Lanjut Herman Deru, membangun pabrik ban di Sumsel sudah diimpikan sejak lama. Ia berharap dengan adannya pabrik ban minimal dapat membantu secara psikologis masyarakat bahwa pemerintah tidak diam terhadap rendahnya harga karet.

“Saya ingin membangun pabrik ban, Inilah cara agar produk kita diolah oleh kita dan hasilnya digunakan kita juga. Minimal kendaraan dinas nanti yang bisa mengunakan ini. Kita gak bicara untuk dulu, yang terpenting ada perbaikan harga karet ini,” terangnya.

Untuk investasi pabrik ini, Pemerintah Provinsi Susmel akan menyediakan lahan dan lokasi bahkan juga bangunannya. Sementara teknologinya dapat disediakan oleh perusahaan yang akan berinvestasi. Mengenai nilai investasi dari rencana pembangunan pabrik ban tersebut belum ditentukan. Namun demikian, peluang  investasi sudah ditawakan ke PT. Yuasa Battery dan jika berminat akan tindaklanjuti.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Pulang Kerja Naik LRT, Beri Contoh Kepada Pegawai

“Ini baru penjajakan, terpenting kita mendorong agar petani karet dapat terangkat dengan harga karet yang ideal, sebab selama ini harga karet berada di kisaran Rp8000 per kilogram,” ujar Herman Deru.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru juga menghimbau kepada para penampung karet di Sumsel untuk terbuka terhadap harga karet. Menurutnya, Pemerintah memang tidak bisa menginterfensi karena tidak ada aturan yang mengatur mengenai ketetapan harga karet.

“Jika petani terus terombang ambing, dan  jika dimungkinkan ke depan akan kita buat Pergub tentang tata niaga karet,” tutupnya. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini