banner 728x250

Proyek Normalisasi Sungai di Ogan Ilir Diduga Tumpang Tindih dan Proyek Grandong

Ogan Ilir Sumsel, wartaterkini.news– Proyek normalisasi sungai yang terletak di Desa Ketapang II Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, diduga tumpang tindih dan proyek Grandong. Hal ini berdasarkan keterangan dari warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warga setempat mengatakan, di lokasi yang sama pernah ada kegiatan normalisasi sungai pada tahun 2021. Kegiatan tersebut dikerjakan oleh perusahaan yang berbeda.

“Kami heran, dulu juga ada pengerukan alias normalisasi sungai dan itu masih baru belum sampai dua tahun, berarti ini tumpang tindih,” kata warga setempat kepada awak media, Sabtu (9/12/2023).

Selain itu, warga setempat juga mengatakan bahwa di lokasi proyek tersebut tidak terdapat papan proyek. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek tersebut tidak diawasi dengan baik oleh Dinas terkait.

“Kami berharap kepada Aparat Penegak Hukum untuk segera turun dan memeriksa kegiatan normalisasi ditempat kami ini dan memeriksa pihak terkait, karena ini jelas-jelas memakai uang negara bukan pribadi,” kata warga setempat.

Baca Juga :   DJKA Turunkan Tim Evakuasi Insiden KA di Bandung

Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Ogan Ilir, proyek normalisasi sungai di Kecamatan Rantau Panjang dikerjakan oleh CV. Berlian Muda Perkasa dengan dana sebesar Rp 1 miliar dari Dinas PU-PR Kabupaten Ogan Ilir.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum bisa mengkonfirmasi baik dari pihak pemborong maupun Dinas terkait. (Arman/Red)