Progres Pembangunan Bendungan Way Apu di Maluku Capai 71,34 Persen, Rampung 2024

Jakarta, wartaterkini.news–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air mempercepat pembangunan Bendungan Way Apu yang berada di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku dengan progres mencapai 71,34 persen dan ditargetkan rampung pada tahun 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR Faliansyah mengatakan, pembangunan bendungan yang memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta meter kubik (m3) ini kontraknya dimulai sejak Desember 2017.

“Hingga saat ini, progress konstruksi fisiknya telah mencapai 71,34 persen. Ditargetkan, pembangunan Bendungan Way Apu akan selesai pada tahun 2024 ini sehingga dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Faliansyah dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Selasa (2/7/2024).

Baca Juga :   Presiden Resmikan Pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi di Sulteng

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pengelolaan sumber daya air dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan sehingga memudahkan para petani dalam mengairi sawahnya.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Basuki.

Ruang lingkup pekerjaan yang sedang berjalan yaitu meliputi pekerjaan penimbunan main cofferdam dan main dam, pencetakan beton precast, pembetonan spillway, galian tanah lereng kanan spillway, proteksi lereng spillway, dan struktur pondasi wing wall sisi kanan.

Selanjutnya pekerjaan meliputi pembangunan beton struktur pelimpah samping wing wall, beton struktur pondasi pelimpah berpintu, fabrikasi pembesian struktur spillway, pemasangan pintu hidromekanikal, pekerjaan fasilitas umum, dan pekerjaan viewpoint.

Bendungan yang membendung Sungai Way Apu ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 422,08 hektare (ha) dengan memiliki tipe zonal urugan inti tegak serta memiliki tinggi mencapai 72 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas daerah genangan mencapai 235,10 ha.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Resmikan Modeling Budi Daya Nila Salin di Karawang

“Bendungan Way Apu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku terutama dalam hal ketersediaan air irigasi seluas 10.000 ha, tersedianya air baku dengan debit 0,5 m3/detik, kemampuan mereduksi banjir sebesar 557 m3/detik, sebagai pembangkit listrik berkapasitas 8 megawatt (MW) yang mampu menerangi sekitar 8.750 rumah berkapasitas 900 watt, serta sebagai tempat pariwisata yang akan menumbuhkan perekonomian daerah,” tambah Faliansyah.

Bendungan Way Apu dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp2,159 triliun yang terbagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket 1 berupa konstruksi bendungan utama senilai Rp1,114 triliun dilaksanakan oleh PT PP – Adhi Karya KSO. Sedangkan untuk pekerjaan paket 2 berupa konstruksi bendungan pelimpah  atau spillway senilai Rp1,045 triliun dilaksanakan oleh PT Hutama Karya – Jaya Konstruksi KSO. (**)