Progres Online Rakyat Sebagai Penghubung Di Kabupaten Dan Kota Terlaksana

oleh -1.219 views

Musi Rawas,wartaterkini.news– Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan Komitmen penuh bersama Kabupaten dan Kota siap melaksanakan layanan online rakyat aplikasi nasional Lapor!-SP4N yang bertujuan melayani keluhan masyarakat dan selanjutnya akan ditindak lanjuti permasalahan maupun keluhan yang ada.

Perlu kami informasikan bahwa aplikasi Lapor!-SP4N telah hampir rampung sebagai penghubung di kabupaten tinggal dua kabupaten yang belum diantaranya kabupaten Ogan Komerring Ulu Timur (OKUT) yang hanya menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati dan mudah-mudahan tanggal 20 Desember ini  sudah ada SKnya,  selajutnya kabupaten Musi rawas Utara (Muratara).

Pernyataan ini diutarakan Kabid Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo Prov. Sumsel Amrullah, S.STP, M.Si mewakili Kadis Kominfo Prov Sumsel pada acara Dialog  Sosialisasi Percepatan dan Bimbingan Teknis  Lapor! – SP4N dan   Provinsi Sumatera Selatan di Auditorium Pemerintahan kabupaten Musi rawas Kamis (5/12/2018).

Sesuai dengan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 4 tahun 2016, seluruh pemerintah daerah diharapkan bisa terhubung dengan aplikasi dan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor : 061/105/Diskominfo/2018 tentang Percepatan Keterhubungan LAPOR! di Kab/Kota.

Baca Juga :  Libatkan Pelajar, Diskominfo OKU Selatan Gelar Sosialisasi Lapor!-SP4N

“Target ini dapat terwujud asal ada komitmen bersama untuk mau membesarkan sistem ini, serta bagimana pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat dapat ditindaklanjuti,” ungkap Amrullah.

“Aplikasi layanan online LAPOR! SP4N.ini terwujud atas kerja sama Dinas, Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB)  dan The German Organisation for International Cooperation (GIZ),” jelasnya

Kementerian PANRB meminta komitmen Bupati/Walikota untuk mendukung program Integrasi Pengelolaan Pengaduan Publik secara nasional, termasuk pengembangan SDM dan sarana prasarana pendukungnya.

Amrullah menambahkan pengintegrasian ini merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 4 Tahun 2016, dimana Kepala Daerah termasuk di Provinsi Sumsel diminta untuk mendukung program nasional tersebut.

Baca Juga :  Indonesia Finalisasi TCA Wisman ke Bali dan Kepri

“Kami sangat apresiasi atas antusias  Pemkab Musi Rawas  benar-benar siap baik sarana pendukung maupun SDM-nya. Ini berarti Bupati Musi Rawas telah melaksanakan komitmen yang diminta. Melalui Bimingan Teknis dengan nara sumber dipandu oleh Team Instruktur Perwakilan GIZ diantaranya R.  Dwiyoga Prabowo S dan Kurniawan mudah-mudahan semua berjalan lancar dengan harapan kita sama-sama mensosialisasikannya kepada masyarakat secara luas, baik melalui perangkat daerah maupun para tokoh masyarakat”,  ujar  Amrullah.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Kabupaten Musirawas (Mura) Muhammad Rozak sekarang tidak perlu merasa takut untuk menyampaikan aduan. Pasalnya Pemkab Mura melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik  telah siap mengoperasikan aplikasi yang terintegrasi secara nasional. Yaitu Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengadaan Online Rakyat (SP4N-Lapor!).

Baca Juga :  Penangguhan Penahanan, Lieus Sungkharisma Keluar Dari Penjara

“Dengan sistem ini laporan akan langsung ditindak lanjuti dan data pelapor terjaga kerahasiaannya,” ujar Kepala Dinas Kominfo dan Satistik Kabupaten Mura saat membuka Sosialisasi Percepatan dan Bimtek Lapor! – SP4N Provinsi Sumatera Selatan di Auditorium Pemkab Musi rawas Kamis (5/12/2018).

Aplikasi ini, lanjut Rozak bertujuan untuk menampung dan menjawab seluruh pengaduan masyarakat sehingga dapat terevaluasi dan terpantau dengan akurat.

“Pemerintah Kabupaten Musirawas siap melaksanakan program dari Presiden, yaitu Lapor!-SP4N ini. Bahkan Pemkab Mura siap mengintegritaskan Sistem Lapor!-SP4N ke Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Selain itu, ia menjelaskan masyarakat tidak perlu menyampaikan aspirasi/aduannya di media sosial facebook, twitter atau yang lainnya. Cukup melalui satu aplikasi, laporan akan segera disalurkan kepada penyelenggaraan pelayanan publik yang berwenang menanganinya.

“Kami juga berharap keberadaan aplikasi ini dapat disosialisasikan ke tingkat kecamatan sehingga tingkat kepercayaan publik meningkat,” harapnya. (Cly/Kominfo/Red)

Print Friendly, PDF & Email