banner 728x250

Presiden Sebut Penanganan Terdampak Bencana di Sumbar sudah Berjalan Baik

Jakarta, wartaterkini.news–Presiden Jokowi memandang bahwa penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), termasuk di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar sudah berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau langsung area terdampak bencana longsor dan banjir bandang lahar dingin di Kabupaten Agam, Sumbar pada Selasa (21/5/2024).

Presiden Jokowi meninjau proses pembersihan puing yang tengah dilakukan para anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari berbagai matra dan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan sejumlah alat berat yang dikerahkan guna membersihkan material bencana.

Baca Juga :   Update Ledakan di RS Semen Padang, 108 Pasien Dipindahkan

Langkah-langkah yang sudah dilakukan dalam penanganan bencana tersebut mencakup evakuasi korban, penanganan pengungsi, hingga pembangunan infrastruktur darurat.

“Pembangunan jalan juga jembatan-jembatan darurat semuanya sudah dilakukan dan masih ada 1-2 yang masih dalam proses, ini yang kita kejar agar semuanya secepatnya kembali normal,” ujar Presiden yang dikutip melalui siaran pers BPMI Setpres oleh InfoPublik pada Selasa (22/5/2024).

Dalam keterangan terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan bahwa proses penanganan bencana telah memasuki hari ke-11 dan semuanya berjalan dengan lancar. Saat ini tim gabungan berfokus pada pencarian korban yang masih hilang dan pembersihan material bencana.

Baca Juga :   Menkeu Dampingi Presiden Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina dan Sudan

“Di pinggang-pinggang gunung itu banyak material yang ini harus kita waspadai jangan sampai ada bencana susulan,” ujar Suharyanto.

Kepala Basarnas Kusworo menambahkan bahwa saat ini masih ada 11 korban yang dinyatakan hilang. Sementara itu, korban meninggal dunia ada 61 dengan 59 diantaranya sudah teridentifikasi dan dua lainnya belum teridentifikasi.

“Korban (meninggal dunia) secara keseluruhan ada 61, teridentifikasi 59. Di sisi lain, dalam pencarian 11 (orang),” tambah Kusworo.

Turut mendampingi Presiden Jokowi, Ibu Iriana Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Kusworo, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan Bupati Agam Andri Warman. (**)