Presiden: Indonesia Berpeluang Jadi Negara Produsen Teknologi

oleh -92 views

Jakarta, wartaterkini.news–Perkembangan teknologi yang masif di tanah air harus mampu dimanfaatkan secara optimal, untuk mendorong Indonesia menjadi produsen teknologi dalam beberapa tahun ke depan.

Mengingat, berbagai infrastruktur telekomunikasi berkualitas 4G telah mulai dibangun pada berbagai wilayah di Indonesia. Tujuannya, masyarakat dalam negeri mampu melakukan kegiatan produktif dalam menyambut perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kita juga harus menjadi bagian dari produsen teknologi itu sendiri. Kita harus memperoleh manfaat maksimal dari perkembangan teknologi yang terjadi,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan sambutan di Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (04-05-2021).

Baca Juga :  Diskusi Lingkar Merdeka: Soal Reshuflle, SMSI Berharap Presiden Mendengar Berbagai Masukan

Menurut dia, mulai saat ini sumber daya manusia (SDM) dalam negeri harus serius dipersiapkan guna mewujudkan Indonesia sebagai produsen teknologi. Caranya, dengan memberikan pendidikan atau pelatihan yang berkaitan dengan penggunaan digital di masa depan.

Dengan begitu, hal di atas, dapat mencetak generasi muda yang mampu berinovasi dalam membuat teknologi-teknologi yang baru. Yang teknologinya tersebut dapat disandingkan dengan teknologi ciptaan luar negeri.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Sumsel, Palembang Sumbang 32 Kasus

“Kita jangan hanya menjadi smart digital user tetapi, kita harus mampu mencetak smart digital spesialist. Artinya, mencetak teknologi yang handal yang mampu bersaing yang kompetitif,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dibutuhkan institusi pendidikan responsif terhadap berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknologi. Agar, pengajaran yang diberikan kepada peserta didik diberbagai jenjang dapat sesuai dengan perkembangan teknologi yang terjadi pada saat ini.

Baca Juga :  BJ Habibie Presiden RI Ke-3 Tutup Usia

“Dunia berubah sangat cepat, jadi harus responsif terhadap tantangan dan peluang yang muncul secara cepat,” pungkasnya. (**)

Print Friendly, PDF & Email