Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Remaja Di Danau Darmawangsa

oleh

Bekasi Jawa Barat – ON dan JR dua pelaku pembunuhan seorang pemuda berinisial MR, di bundaran danau Perumahaan Darmawangsa, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, pada 24 September 2021 lalu berhasil dibekuk pihak kepolisian.

Kedua pelaku ini berhasil ditangkap di kediamannya yang berada di Kampung Pisangan Kebon Singkong, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, pada 29 September 2021 lalu.

Menurut keterangan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan kejadian ini berawal saat pelaku JR mengajak O’N untuk meminta uang kepada orang-orang yang pacara disekitar lokasi kejadian, dengan membawa obeng tespen. Kemudian, pada pukul 23:30 WIB kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor ini menghampiri korban, dan kekasihnya berinisial NR, yang sedang berpacaran.

Baca Juga :  Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, 4 Meninggal Dunia 6 Hilang

Lalu, kedua pelaku ini meminta uang kepada korban sebesar Rp 50 ribu. Namun korban hanya memberikan uang sebesar Rp 2 ribu. Mendapatkan hal tersebut, pelaku marah dan langsung mencabut kunci kontak korban. Tidak hanya itu, pelaku juga merampas handpone milik korban.

Selanjutnya, korban yang tidak terima itu langsung berlari mengejar pelaku untuk meminta handpone miliknya. Pelaku yang melihat korban mengejar sontak menusukan obeng tespen ke bagian dada kiri korban hingga mengeluarkan darah. Melihat korban berlumuran darah, pelaku langsung pergi sambil membuang handpone milik korban ke danau.

Baca Juga :  Pasca Demo Omnibus Law, 8 Orang Aktivis Morotai Dinyatakan Reaktif Rapid Test

“Pelaku itu sudah terbiasa melakukan hal itu, makanya menyiapkan obeng tespen, yang ditusukan tepat ke dada korban. Itu yang membuat kematian korban, karena menembus ke bagian jantungnya. Korban meninggal dunia di rumah sakit,” ujarnya saat ungkap kasus di Polres Metro Bekasi, Senin (18/10/2021).

Usai kejadian itu, pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Sampai akhirnya, pada tanggal 29 September 2021 pelaku berhasil ditangkap di kediamannya, di Kampung Pisangan Kebon Singkong, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara.

Baca Juga :  Perayaan Hari Ibu di Warnai Dengan Pecahnya Tangisan Haru Kala Basuh Kaki Ibu

“Kedua orang ini sudah ditetapkan tersangka dan sudah dilakukan penahanan. Pelaku bekerja sebagai buruh,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan, obeng tespen, kaos lengan panjang milik pelaku, satu sepeda motor milik pelaku, satu topi milik pelaku, kemudian satu buah sweater dan kaos milik korban. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. (Eka/Red).

Print Friendly, PDF & Email