Polisi Makamkan Jenazah Pemulung Korban Penganiayaan Sadis, Di Cibitung

oleh

Bekasi Jabar, wartaterkini.news – Udin Rojudin, pemulung yang tewas dianiaya dengan cara dipukul kayu balok oleh rekan sesama pemulung di emperan sebuah showroom mobil di desa Kalijaya kecamatan Cikarang Barat, Rabu (7/10/2020) jenazahnya dimakamkan oleh pihak kepolisian.

Pemakaman jenazah korban dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Sutrisno di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Dalam prosesi pemakaman hanya dihadiri beberapa orang termasuk unsur pemerintah desa setempat, tanpa adanya kehadiran pihak keluarga korban.

Baca Juga :  Kapolres Lambar Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor

“Alhamdulillah, tadi prosesnya berjalan lancar. Pemakaman ini adalah inisiatif dan tanggung jawab dari kami dalam hal ini Polsek Cikarang Barat dalam melaksanakan pemakaman, tentu juga berkat kerjasama unsur dari pemerintah desa Wanajaya yang sudah membantu menyediakan tempat untuk pemakaman korban Udin” kata Iptu Sutrisno kepada awak media.

Terkait pemakaman korban yang tanpa dihadiri pihak keluarga, Iptu Sutrisno mengatakan kendala hingga saat ini adalah belum bisa ditemukannya alamat dan kontaknya, sehingga harus segera diurus pemakamannya mengingat hampir dua pekan jenazah korban berada di rumah sakit untuk proses otopsi.

Baca Juga :  Terkait Corona Dinkes OKU Selatan Keluarkan Surat Edaran

“Sehingga kami ambil langkah inisiatif untuk segera memakamkan jenazah korban. Karna proses otopsi sudah selesai dilakukan dan dua pelaku juga sudah ditangkap” tambahnya.

Selain itu juga, menurutya prosesi pemakaman tersebut dilaksanalan atas dasari rasa kemanusian, agar jenazah korban bisa segera makamkan dengan layak.

“Tindakan ini juga sebagai bentuk rasa kemanusian kami sesama makhluk hidup yang memilikk rasa sosial kepada sesama” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur NTT: Kalau Melahirkan, Jangan Ke Dukun Beranak Tapi Ke Puskesmas

Salah satu korban lainnya yang ikut menjadi korban dalam aksi penganiayaan dan pencurian sadis tersebut, saat ini masih dalam perawatan di RSUD kabupaten Bekasi. (Eka/Red).

Print Friendly, PDF & Email