Senin, Mei 23, 2022
Google search engine
BerandaBeritaPolda Jateng Bekuk 2 Wanita Bandar Arisan Online Ilegal

Polda Jateng Bekuk 2 Wanita Bandar Arisan Online Ilegal

Semarang Jateng, wartaterkini.news – Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil meringkus dua wanita cantik pelaku arisan online ilegal yang beraksi di wilayah Semarang dan Demak. Dua wanita itu cantik itu merupakan bandar dari arisan bodong tersebut.

Diketahui korban arisan lebih dari 180 orang dari berbagai penjuru tanah air. Ada dari Batam, Medan, Jakarta, Kalimantan dan beberapa warga dari Jawa Tengah dan sekitarnya.

Ditreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora menuturkan tersangka pertama berinisial TVL yang beraksi di wilayah Demak. Korban arisan bodong yang dikelola pelaku mencapai 169 orang dari berbagai wilayah.

“TVL merupakan owner, dengan modus menjanjikan arisan online kepada korban. Namun pada saat jatuh tempo korban tidak mendapatkan apa pun dari arisan. Merasa tertipu akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke Ditreskrimsus Polda Jateng,” ujar Kombes Ronald saat Press Conference di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (18/01/2022).

Baca Juga :  Kejurda Tenis Meja Gubernur Cup, PTMSI Kota Lubuklinggau Kirim Dua Atlet

Menurut Ronald, kegiatan arisan online bodong yang dijalankan TVL selama setahun. Laporan dari korban tersebut diterimanya sejak 11 Januari 2022 lalu. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 3 Miliar.

“Tersangka kami profiling akhirnya kami ikuti keberangkatannya melarikan diri ke Bali, terbang ke Surabaya dan kembali ke Semarang tersangka kami amankan di stasiun,” tuturnya.

Kemudian tersangka kedua berinisial IN beraksi di Semarang. IN dilaporkan korbannya dan diterima Ditreskrimsus Polda Jateng pada 4 November 2021 lalu.

“Modus yang dilakukan sama menawarkan melalui WA (WhatsApp) menjanjikan arisan online-nya aman, dan dengan menunjukkan daftar member online, padahal member-nya adalah fiktif,” jelas Ronald.

Baca Juga :  Eratkan Silaturahmi IKA unsri Gelar Buka Bersama Dengan Gubernur

Menurut dia, korban arisan yang dikelola IN sebanyak 14 orang. Namun kenyataan saat arisan jatuh tempo tidak membayarkan kepada korban. Total kerugian yang dialami korban pada TKP ke-2 mencapai Rp 1 Miliar.

Melihat kerugian tersebut polisi melakukan pengejaran dan pelaku ditangkap di Semarang.

“Potensi kerugian yang dialami korban dari kedua pelaku tersebut mencapai Rp 4 Miliar,” imbuhnya.

Subdit Cyber Ditreskrimsus bergerak cepat mengamankan kedua pelaku dengan modus yang sama dari TKP berbeda.

Ronald mengatakan kedua wanita tersebut dijerat pasal 45 huruf a ayat 1 Jo pasal 28 ayat 1 UU ITE dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kedua tersangka tersebut terancam hukum 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 Miliar.

Baca Juga :  Vaksinasi Booster di CFD Diminati Warga dan Diapresiasi Walikota Semarang

“Kasus ini berbeda dengan pengungkapan di Salatiga dan beberapa kasus yang pernah kita ungkap. Kasus memang mirip tapi beda perkara. Kami juga akan memasukkan kasus ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” imbuhnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy juga mengimbau bagi masyarakat yang menjadi korban arisan online dengan kedua bandar ini dan Arisan Online ilegal lainnya. Diimbau agar segera melapor ke Polri, bisa melalui aplikasi pengaduan Krimsus atau SPKT di Polda atau kantor polisi jajaran.

“Kepolisian akan segera menindaklanjuti laporan pengaduan tersebut,” ujar Iqbal. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
6,052,590
Total Kasus
Updated on 23 May, 2022 9:10 am

Paling Populer

Headline News