PJ Bupati Mubar Resmikan Banggsar dan Lestarikan Adat-Seni Budaya Lokal Muna

Mubar Sultra, wartaterkini.news–Pejabat Jabatan (Pj) Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), DR. Bahri menghadiri sekaligus meresmikan Sanggar Seni Wakante di Lapangan Futsal Desa Latugho.

Peresmian kegiatan turut hadir, Kadis Transmigrasi, Kadis Kominfostadi, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Camat Lawa, Pengurus Sanggar Seni Wakante dan para tokoh adat dan masyarakat Desa Latugho.

Pj Bupati Mubar, DR. Bahri dalam sambutannya, mengatakan dengan adanya atau berdirinya sanggar ini sangat baik yang ada di wakante dan saya sangat menyambut baik berdirinya Sanggar Seni budaya ini”,ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan, FIF Group bersama PMI Jepara Lakukan Donor Darah

“Kata, dia dengan berdirinya Sanggar ini dapat menghidupkan dan menggali budaya-budaya lokal yang ada di Mubar. Budaya lokal perlu dilestarikan agar kebudayaan masyarakat lokal tidak hilang ditelan kemajuan jaman dan teknologi,” ungkap DR. Bahri.

Perlu diketahui, Bahri menyampaikan melestarikan dan menghargai budaya dan adat lokal merupakan indikator dari tumbuh, berkembangnya dan besarnya bangsa dan daerah.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1508-07/Wayabula Ingatkan Warga terkait Vaksinasi dan Patuhi Prokes

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan melestarikan budaya dan adat lokal. Kebudayaan dan kesenian masyarakat lokal perlu di tumbuh kembangkan serta dilestarikan. Para generasi muda tentu wajib dan harus betul-betul melestarikan budaya dan adat lokal. Jadikan sanggar Seni ini sebagai ajang kebudayaan dilingkungan kita, guna memperkaya kesenian daerah melalui inovasi seni dan tari lokal dan kreasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Supir Angkot Terdampak Harga BBM, Terima BLT PJ Bupati Mubar

Pj Bupati Muna Barat DR. Bahri pun berharap melalui sanggar Seni Wakante menjadi wadah dan bermanfaat untuk generasi muda.

“Saya berharap berdirinya sanggar ini menjadi wadah dan bermanfaat untuk generasi muda. Anak-anak muda kita sebagai penerus bangsa melakukan hal-hal yang positif dengan memperkenalkan budaya dan adat lokal kita. Sehingga tidak terpengaruh terhadap budaya-budaya asing dan penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak generasi muda kita khususnya di Desa Latugho”,ungkapnya.(LD. AMR/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini