Pikat Wisatawan, Pemkab Morotai Gelar Launching 45 Calendar of Event Festival 2020 di Kota Ternate

oleh

Ternate Maluku Utara, wartaterkini.news–Dalam Rangka memikat Wisatawan Manca Negara dan Wisatawan Domestik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai menggelar Launching 45 Calendar of Event Festival Tahun 2020 di LandMark Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Sabtu, (14-03-2020)

Pada awal rangkaian Launching 45 Calendar of Event Festival Morotai yang bertajuk “Land Of Stories Jilid II tersebut, disuguhkan dengan Tarian Siloloa dari Sandang Gendang Gamalama Ternate yang menceritakan tentang Budaya Maluku Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang diwakili Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Ari Juliano Gema, Sultan Ternate, Sultan Tidore, Sultan Jailolo, Sultan Bacan bersama Permaisuri, Wakil Gubernur Maluku Utara M.Ali Yasin Ali, Bupati Pulau Morotai Benny Laos bersama Ibu, Wakil Bupati Morotai H. Asrun Padoma.

Nampak hadir, para Pimpinan dan Anggota DPRD Se-Provinsi Maluku Utara (Malut), Unsur Forkopimda Provinsi Malut, Pimpinan Instansi Vertikal di Provinsi Malut, Para Bupati dan Walikota Se-Provinsi Malut, Pimpinan dan Anggota DPRD Pulau Morotai, Sekretaris Daerah Muhammad M., Kharie, Para Asisten dan Staf Ahli Se Provinsi Malut, Pimpinan OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Provinsi Malut, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Generasi Pesona Indonesia Maluku Utara serta para Insan Pers.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai yang merupakan Ketua Panitia Launching Festival Morotai Tahun 2020 Ida Arsyad dalam laporannya mengatakan pelaksana kegiatan ini didasarkan Keputusan Bupati Morotai No.003/79-KPTS/PM/2020 tentang Pembentukan Panitia Festival Morotai 2020 dan juga Ketetapan Festival Morotai sebagai 100 Calendar of Event Fastival Morotai 2020 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Menurutnya, Festival Morotai Tahun 2020 merupakan sebuah komitmen Pemkab Morotai dalam meningkatkan arus kunjungan para wisatawan, baik wisatawan manca negara maupun wisatawan domestik yang bakal berkunjung ke Morotai.

Baca Juga :  Antrian Tukar Tiket Membludak, Suporter Jakmania di Jaga Polisi

“Target yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk Pulau Morotai di tahun 2020 yakni wisatawan manca negara dengan angka 4.000 wisatawan, sementara wisatawan domestik dengan 25.000 wisatawan, selain itu lama tinggal wisatawan juga menjadi fokus kami”.jelasnya

Tema yang di usung sama seperti tema Festival di tahun 2019, oleh sebab itu kami mengangkat kembali tema Festival tahun 2020 yaitu “Land of Stories” Jilid II yang mencerminkan keragaman masyarakat, kekayaan alam laut dan juga sejarah Perang Dunia II yang dimiliki Kabupaten Pulau Morotai.

Rangkaian Festival Morotai 2020 sudah dimulai sejak 15 Januari kemarin dan akan berakhir di 31 Desember 2020, untuk 45 Calendar of Event Festival yang di launching saat ini terdiri dari 4 ketagori, diantaranya Ketagori Budaya, Ketagori Musik, Ketagori Sport dan Ketagori Religi atau Keagamaan.

Sementara Puncak Festival Morotai 2020, Pelaksanaannya akan di gelar pada tanggal 11 Juli 2020 dengan anggaran yang bersumber dari APBD 2020 dan Bantuan dari Pemerintah Provinsi Malut serta dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Di kesempatan yang sama, Bupati Morotai Benny Laos mengatakan, kita berkumpul di tempat ini wujud untuk mengimplementasi RPJMN Presiden RI yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016 dan di terjemahan berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata tentang 100 Calendar of Event Festival.

“Morotai adalah Kabupaten yang wajib menjalankan mandatori negara, karena Morotai bagian dari salah satu 10 Bali baru di Indonesia, untuk mengimplementasi 10 Bali Baru Calendar of Event, hal tersebut tidak terpisahkan dalam mengimplementasi kan tujuan Pariwisata Nasional di Pulau Morotai”.jelasnya

Launching Event Festival Morotai dilaksanakan di Kota Ternate sebagaimana tertuang dalam Syarat Menteri Pariwisata bahwa Launching Festival di laksanakan di luar daerah.

Baca Juga :  Medan Sulit Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD

“Keputusan Menteri Pariwisata salah satu syarat yakni Launching Festival di selenggarakan di luar daerah sehingga kami mengacu pada keputusan tersebut, sebenarnya dilaksanakan di Kota Manado namun kondisi penyebaran virus yang mendunia jadi kita selenggarakan di Kota Ternate”.terangnya

Tujuan dilaksanakan Launching Event Festival Morotai di Kota Ternate yakni untuk memberikan informasi kepada khalayak bahwa Morotai adalah bagian implementasi kegiatan Pariwisata Nasional.

“Itulah sebabnya kami jauh-jauh datang ke sini (Kota Ternate) untuk menjalankan mandatori Negara”.tambahnya

Disampaing itu, kata Benny bahwa di tempat ini juga Pemkab Pulau Morotai akan melakukan penandatangan MoU bersama PT.Telkomsel dalam hal untuk mempromosikan Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai sscara Nasional dan Internasional.

Setelah itu, dilakukan Penandatangan MoU antara Pemkab Morotai dalam hal ini Bupati Benny Laos dan Sekretaris Daerah Morotai Muhammad M.Kharie bersama Pt.Telkomsel.

Launching 45 Calendar of Event Festival Morotai 2020 disambut baik dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Malut, seperti halnya di sampai Wakil Gubernur Malut M.,Ali Yasin Ali.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Malut kami menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, sebagai upaya kita untuk mengairahkan sektor pariwisata untuk tumbu dan berkembang di daerah ini”.akuhnya ketika menyampaikan sambutan

Lanjut dia, bahwa Event Festival Morotai ini merupakan salah satu upaya bagaimana kita untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal serta mengembangkan potensi objek wisata yang di miliki Kabupaten Pulau Morotai.

Menurutnya, keragaman masyarakat dan budaya serta objek wisata di Pulau Morotai merupakan suatu anugerah Tuhan Yang Maha Esa, untuk itu parut kita syukuri bersama.

Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang di wakili Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Ari Juliano Gema menyampai kan permintaan maaf karena beliau (Menteri Pariwisata) belum sempat hadir, namun dirinya merasa sangat bahagia ketika Morotai di tetapkan oleh Presiden RI bahwa Morotau sebagai salah satu dari Destinasi Pariwisata Prioritas (10 Bali Baru).

Baca Juga :  Hore..!!! Semua Mobil Dinas Camat Bakal di Ganti

“Pulau Morotai memiliki potensi wisata yang sudah lengkap, ada 3 jenis wisata dikatakan lengkap, diantaranya Wisata Alam, Wisata Buatan dan Wisata Budaya serta Sejarah ke tiga tersebut semuanya ada di Kabupaten Pulau Morotai”.jelasnya

Menurutnya, Tujuan pengembangkan parawisata tidak hanya menarik minat para wisatawan tetapi juga untuk memperhatikan kualitas wisatawan itu sendiri.

“Artinya wisatawan itu membawa dampak positif dibidang ekonomi terhadap daerah, bukan menimbulkan masalah terhadap budaya dan lingkungan”.paparnya

Untuk itu kata dia, bahwa masyarakat juga harus ikut di libatkan dan berperan aktif tidak hanya sebagai penonton tapi sebagai pelaku dalam melayani wisatawan yang berkunjung di Morotai.

Hal tersebut bertujuan agar wisatawan yang berkunjung merasa aman dan nyaman sehingga ada kesan khusus dan pengalaman yang baik saat para wisatawan kembali ke tempat asalnya.

Setelah itu, Launching 45 Calendar of Event Festival Morotai di luncurkan dengan pemukulan tifa yang dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Ari Juliano Gema, Wakil Gubernur Malut M.Ali Yasin Ali, Sultan Jailolo Ahmad Sjah, Bupati Morotai Benny Laos, Wakil Bupati Morotai H.Asrun Padoma, Pimpinan DPRD dan Walikota Tidore Kepulauan serta Unsur Forkompimda.

Akhir dari itu, Launching Event Festival yang telah di luncurkan itu, kembali di meriahkan oleh Vicky Salamor Penyanyi Asal Ambon dan Teater Cerita Rakyat serta Tarian Kolosal.  (Endi/red/Adv)

Print Friendly, PDF & Email