Petugas BPBD Data dan Monitor Dampak Banjir di Pohuwato

Jakarta, wartaterkini.news–Petugas BPBD masih melakukan pendataan dan berkoordinasi serta terus memonitoring dampak banjir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

“Intensitas serta curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir melanda empat Kecamatan yang berada di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (15/6) pukul 16.30 WITA,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Senin (17/6/2024).

Banjir ini menyebabkan empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Duhiadaa, Kecamatan Patilanggio, Kecamatan Marisa dan Kecamatan Taluditi terdampak serta mengganggu aktivitas perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat setempat.

Berdasarkan data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan akibat kejadian banjir ini sebanyak 2.125 jiwa dan 901 rumah terdampak.

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo masih akan dilanda hujan lebat dengan status waspada hari ini (signature.bmkg.go.id).

Baca Juga :   Pimpin Rakor Inflasi, Irjen Kemendagri Imbau Pemda Optimalkan Upaya Pengendalian Inflasi

BPBD Kabupaten Pohuwato masih melakukan pendataan dan berkoordinasi serta terus memonitoring dampak banjir ini ke aparat kecamatan, aparat kelurahan serta aparat desa setempat.

Hal ini dilakukan guna melihat dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi, dikarenakan hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato. (*)