Pesan Singkat KH. Ubaidillah Noor Umar Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Jepara di Masa Pandemi Covid-19

oleh -199 views

Jepara Jateng, wartaterkini.news – KH. Ubaidillah Noor Umar, Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Jepara, yang juga Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara dan pengasuh di SMK Pesantren Darul Ulum, Panglima KOBAR, Pangkalan Bun di Jl. Kopong, Baru, Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Saat ini, Ia bertempat tinggal di Jl. Kyai Zarkasyi, Dukuh Mrican, Rt.03/Rw.04, Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

KH. Ubaidillah Noor Umar adalah Rois Syuriah PCNU Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, atau akrab di sapa Mbah Obet, memberikan pesan singkat, sebagai satu di antara rakyat Kabupaten Jepara, mengingatkan semua khalayak, khususnya warga masyarakat Jepara dan Indonesia pada umumnya.

Atas kenaikan angka Covid 19 di awal bulan Juni 2021 ini, Jumat (11/6/2021), mengajak kepada semua warga Kabupaten Jepara, baik Pejabat maupun Rakyat untuk mengingat dan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

Kh. Ubaidillah terus mengumandangkan dan tidak pernah bosan untuk mengajak semua elemen, baik Forkopimda dan Masyarakat agar tetap menjaga Prokes 5M yang dianjurkan Pemerintah pusat dan Pemkab Jepara.

Baca Juga :  Menparekraf: Destinasi Wisata Lokal Harus Terapkan Prokes Ketat

Dengan adanya peningkatan dan kasus positif pandemi Covid-19 yang sekarang ini terjadi, mengalami lonjakan di Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara.

Rasulallah SAW bersabda, “Tidak ada penyakit menular, tapi di Hadits yang lain Rasulallah SAW bersabda, “Jika ada orang yang sakit Lepra, Maka Kamu menghindarlah, kamu jangan dekat dekat, Sebagaimana kamu menghindar dari Harimau (Macan).”

Menurut KH. Ubaidillah pemahamannya Hadits tersebut adalah, “Kita Takut Kepada Allah SWT dan bukan kita takut kepada Macan. Tapi, Kita takut Kepada Allah itu pemahamannya jauh berbeda dengan kita takut kepada Macan,” Terangnya.

Oleh karena itu kita tetap harus berupaya untuk tetap ikhtiar dimasa Pandemi Corona ini dengan terus melakukan Prokes dan kita tidak diperbolehkan untuk meninggalkan ikhtiar atau berusaha dengan hanya mengandalkan Takdir Allah SWT, tambah KH. Ubaidillah.

Baca Juga :  Polres Halsel Kawal Kedatangan Vaksin Sinovac Untuk Kab Halmahera Selatan

Menurut KH. Ubaidillah, “Orang awam seperti kita, tidak tahu seperti apa kita nantinya. Yang dipahami kepada diri kita adalah ketika takdir itu terjadi, dan jika belum terjadi tidak akan pernah ada yang tahu. Dan, oleh karena itu, KH. Ubaidillah mengajak masyarakat untuk mematuhi semua saran protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah,” pesannya.

Ditambahkannya, dengan melakukan Semua Protokol Kesehatan bukannya kita menjauh dari agama, sama sekali tidak. Dan itu, merupakan perintah agama, agar kita tidak terpapar oleh orang lain dan orang lain tidak terpapar oleh kita.

Ketua Rois Syuriah PCNU kabupaten Jepara ini, sangat berharap kepada pemerintah untuk tidak menutup Masjid dan Mushola. Walaupun pandemi Covid -19 ini dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Sebab Allah SWT juga mengingatkan umatnya bahwa, ”Allah SWT tidak akan memberikan bala, wabah Covid-19 selama kita semua tidak melakukan Dzholim dan apabila kita Dzholim, maka Covid -19 ini akan kerasan dan terus akan ada di kanan dan kiri kita,” pungkas Mbah Obet

Baca Juga :  Virus Corona, Pemerintah Beri Perhatian Khusus Sektor Industri Terus Berproduksi

Khoirun Ni’am ketua Fraksi PPP DPRD Jepara, yang merupakan tetangga desa KH. Ubaidillah Noor Umar, di Desa Bandungharjo. Juga menyampaikan setuju, taat, tawadhu dan hormat kepada kyai, ulama, tokoh masyarakat dan tokoh agama, yang memberikan wejangan atau nasehat. Agar senantiasa menaati anjuran pemerintah. Masyarakat

Mari, kita bersama-sama mengikuti himbauan pemerintah dan anjuran kyai sepuh, ulama, tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar senantiasa menjaga dan menaati gerakan 5M protokol kesehatan, yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Selalu ikhtiar dan berdoa, agar Pandemi Covid-19, segera cepat berakhir, dan kita semua bisa selamat. Kembali menjalankan aktivitas keseharian secara normal,” pesan Khoirun Ni’am. (Eko/Red)

Print Friendly, PDF & Email