Penutupan Jalan Untuk Tambang Batubara PT Selo Argodedali Berbuntut Panjang

Baturaja,warta terkini.news– 
Ratusan warga Batuwinangun berkumpul yang pro dan kontra di sekitar lokasi portal jalan menuju lokasi penambangan batubara PT. Selo Argodedali pada Rabu (5/12) pagi.

Kehadiran warga tersebut dipicu informasi yang berkembang ditengah masyarakat bahwa pihak PT. Selo Argodedali bersama masyarakat yang pro penambangan batubara akan membuka portal yang terpasang.

Berkumpulnya masyarakat yang pro dan kontra tersebut di depan portal jalan juga bertepatan dengan kedatangan Tim Penyidik Dit Reskrrimum Polda Sumsel yang datang dalam rangka melengkapi berkas perkara terkait laporan masalah portal yang telah disampaikan kuasa hukum PT. Selo Argodedali ke Polda Sumsel.

Ir. Ahmad Sudahnan salah satu warga Batuwinangun bahwa mereka hari itu berkumpul karena adanya perwakilan dari perusahaan yang menemui warga dan menyampaikan bahwa pada hari ini (Rabu, 5/11/2018) akan ada do’a bersama dan pembukaan portal oleh pihak PT. Selo Argodedali dan masyarakat yang pro penambangan batubara.

Baca Juga :  Silaturrahim dengan Sejumlah Forum Wartawan, Bupati Pamekasan Ajak Jurnalis Bangun Top Off Mind Positif

“Ada pihak perusahaan yang menyampaikan kepada tokoh-tokoh masyarakat bahwa pada hari ini mereka akan mengadakan do’a bersama dan pembukaan portal” kata Ahmad Sudahnan.

Dit Reskrimum Polda Sumsel yang sampai dilokasi portal sekitar pukul 09.30 dipimpin Kanit 2 Subdit I Ditreskrim Polda Sumsel Kompol Yuskar Efendi, SH., MH langsung meninjau lokasi portal, dan secara serius memerikasa seluruh portal yang dipasang warga.

Dengan berjalan kaki tim Dit Reskrimum Polda Sumsel didampingi Kapolsek Lubuk Raja IPTU Andi Apriadi dan Kanit Sosbud Polres OKU IPDA Arie Gusman nampak meninjau seluruh portal yang terpasang di jalan sepanjang lebih kurang 1KM tersebut.

Baca Juga :  Ketua KPU Taput Minta Aparat Hukum Usut Pelaku Pemotongan Dana PPS

“Kami hanya melengkapi berkas” ujar tim penyidik singkat.

Pasca melakukan pengecekan lokasi portal tim penyidik Dit Resktimum Polda Sumsel langsung meninggalkan lokasi.

Setelah tim Dit Reskrimum Polda Sumsel meninggalkan lokasi portal, nampak ketegangan mulai terjadi, warga yang pro penambangan batubara bersama kuasa hukum dan karyawan PT. Selo Argodedali berusaha membuka portal yang terpasang. Sempat terjadi perdebatan antara kuasa hukum dari PT Sero Argodedali beserta masyarakat yg mendukung di bukanya portal .dengan kuasa hukum masyarakat dan bersama masyarakat yang tidak mau membuka portal

Baca Juga :  Panglima TNI: Prajurit-Prajurit Hiu Kencana Terbaik Telah Gugur

“Ini jalan Pemda, dan pemasangan portal di jalan Pemda adalah tindakan kriminal, jadi harus kita bongkar” teriak massa yang pro tambang.

Melihat portal yang mereka pasang akan dibongkar ratusan masyarakat Desa Batuwinangun yang hadir langsung merengsek maju.

Beruntung bentrokan tak sempat terjadi karena segera diamankan oleh aparat kepolisian Polres OKU yang hadir di lokasi. Setelah aparat kepolisian dan polisi pamong praja tiba ditempat maka warga yang pro dan kontra di kumpulkan di ajak bermusyawara untuk bersabar menunggu hasil dari polda sumsel.warga pro dan kontra berhasil di bubarkan. (One/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini