Pentingnya Pendidikan Karakter, Cegah Penyimpangan Prilaku Anak

OKU Selatan,Wartaterkini.News– Terjadinya kasus pelecehan seksual yang menimpa SR (3) oleh YR (13) yang merupakan tetangga korban di desa Sidodadi Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan mendapat tanggapan serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan, Zulfakar Dani, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Koni Romli, S.Pd, MM., saat ditemui di kantornya, Selasa ( 22/1/2019 ) menyesalkan atas terjadinya pelecehan yang dilakukan oleh siswa Sekolah Dasar tersebut.

“Kami sangat menyesalkan atas terjadinya kasus pelecehan ini. Apalagi korban masih berusia dini dan pelaku masih di bawah umur,” sesal Koni.

Koni Romli mengatakan semestinya hal tersebut dapat dihindari dengan memberikan pendidikan moral dan etika pada anak dimulai dari lingkungan keluarga. Di samping itu, pencegahan tindakan asusila dapat dilakukan jika orang tua dan guru bisa memberikan pendidikan pertumbuhan psikologis karakter di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bunda PAUD OKU Selatan Hadiri Peringatan HAN

Saat ini tantangan mendidik anak semakin berat dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Kemudahan mencari informasi melalui internet terkadang disalahgunakan oleh anak – anak. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi prilaku anak saat berada di lingkungan keluarga. Begitu juga dengan peran guru saat anak – anak tersebut berada di sekolah.

Pendidikan karakter yang saat ini diterapkan dalam kurikulum yang digunakan di sekolah – sekolah diharapkan mampu menjadikan siswa yang bukan hanya pintar tetapi juga memiliki karakter dalam menjalani kesehariaannya. Untuk itu, Dinas Pendidikan OKU Selatan akan menekankan kepada seluruh guru untuk lebih meningkatkan pengembangan pendidikan karakter untuk mencegah kerusakan prilaku anak usia sekolah.

Baca Juga :  Unit PPA Polres Gowa Gelar Rekonsiliasi dan Diversi Kasus Penganiayaan Terhadap Guru dan Anak

“Kedepanya, kita akan menekankan kepada seluruh dewan guru untuk lebih meningkatkan pengembangan pendidikan karakter bagi siswa. Apalagi di era globalisasi dan transparansi seperti sekarang ini di mana kemudahan penggunaan media Informasi digital yang harus diawasi baik oleh orangtua maupun guru. Jangan sampai terjadi penyalagunaan sehingga akan menimbulkan prilaku menyimpang yang melanggar hukum. ” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan kepada siswa pelaku tindak asusila tersebut, Koni menjelaskan akan memberikan pembinaan dengan cara memindahkan siswa tersebut dari sekolahnya saat ini ke sekolah lain. Pihaknya tidak akan memberhentikan siswa tersebut karena akan melanggar peraturan pemerintah tentang hak anak untuk mendapatkan pendidikan dasar.

Baca Juga :  Pelajar OKU Selatan Raih Juara III O2SN Tingkat Provinsi Sumsel

“Mengenai sanksi untuk siswa tersebut, kita akan memberikan pembinaan dengan cara memindahkan siswa tersebut dari sekolah asalnya ke sekolah lain. Kalau untuk memberhentikanya kita tidak berani karena melanggar peraturan yang mengharuskan anak untuk mendapatkan pendidikan sekolah dasar. ” tegasnya. ( Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini