Senin, Mei 23, 2022
Google search engine
BerandaBeritaPenebangan Mahoni Didepan Perumahan Meranti Land Diduga Azas Kepentingan Pengusaha

Penebangan Mahoni Didepan Perumahan Meranti Land Diduga Azas Kepentingan Pengusaha

Simalungun Sumut, wartaterkini.news – Masih kita ingat Bupati Simalungun turun kelokasi Perumahan Meranti Land di Jalan Asahan KM 3, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun awal bulan Juni 2021 kemarin.

Kunjungan Bupati itu, didampingi Kepala Dinas PR PSDA, saat itu ia berdebat dengan pihak pengembang perumahan karena adanya upaya penutupan saluran irigasi/ drainase.

Belakangan ini, adanya penebangan pohon mahoni persis didepan sepanjang perumahan ditaksir berkisar 35 pohon, dengan alas tebang adanya permintaan masyarakat setempat yang ditanda tangani Pangulu Nagori (Kepala Desa.red) yang diketahui oleh Camat Siantar untuk mendapat persetujuan Dinas Kehutanan Provinsi Sumut melalui KPH II Kehutanan Pematangsiantar.

Baca Juga :  Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar

Hal ini menimbulkan pertanyaan, dimana seyogyanya diketahui bahwa penebangan pohon mahoni yang merupakan pohon tepi jalan hanya berlaku saat kondisi pohon dalam keadaan darurat atau rawan tumbang sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat setempat.

Tetapi penebangan pohon mahoni persis didepan perumahan Meranti Land diduga azas kepentingan pengusaha, dimana dilihat dari kokohnya pohon dan rindangnya ranting serta daun pohon tidak ada ancaman akan tumbang atau patah.

Dari surat permohonan atas nama SG, permintaan penebangan 35 pohon mahoni dengan alasan 1). Pohon besar yang berada dipinggur jalan menghalangi pandangan dan kondisi pohon yang sudah tidak sehat.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Ratusan Warga Asahan Mengurus KTP-ELĀ 

‘Sesuai amatan dilapangan, senin (05/07/2021) semua pohon sehat dan ranting bahkan dari sisa tungkul pohon yang sudah ditumbang terlihat tidak ada penyakit maupun serangan hama jarum kepada pohon mahoni jadi dapat diduga alasan ini hanya kamuplase semata’

2). Menghambat akses masuknya kendaraan si komplek tersebut yang nantinya akan dibuat jalan utama (Dengan alasan ini garis besarnya komplek tersebut yang dalam artian komplek perumahan Meranti Land, jelas membuktikan penebangan atas keinginan pengusaha).

Baca Juga :  PAC PKN Medan Timur Ikut Serta Pengamanan Malam Natal di Gereja

3). Pohon besar tersebut nantinya akan diapit 2 jalan sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, merusak fasilitas umum (Kembali lagi dugaan pembohongan, apakah SG selaku pemohon sudah paham betol atau sudah melihat master plan RPJP maupun RPJM Provinsi Sumut sehingga membuat alasan yang belum kelihatan nyata).

Sampai berita ini dipublis, tim masih berupaya konfirmasi ke Pangulu Nagori Pamatang Simalungun, Camat Siantar maupun Kepala KPH II Kehutanan Pematangsiantar terkait 15 daftar nama warga yang setuju akan penebangan pohon mahoni tersebut. (Rie/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
6,052,590
Total Kasus
Updated on 23 May, 2022 8:10 am

Paling Populer

Headline News