Surabaya Jatim, wartaterkini.news–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar pelaksanaan Salat Idul fitri 1446 Hijriah/2025 di Taman Surya, Halaman Balai Kota Surabaya. Untuk pertama kalinya, pemkot menyediakan fasilitas ramah disabilitas pada pelaksanaan Salat Idul fitri di Taman Surya. Fasilitas tersebut berupa shaf ramah disabilitas dan layar monitor yang menampilkan juru bahasa isyarat khutbah.
Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi, beserta keluarga dijadwalkan hadir mengikuti salat tersebut. Dalam pelaksanaannya, KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, akan bertindak sebagai khatib. Sementara itu, Ustadz Qomaruddin Ahmad, S.H.I., Qari’ Nasional, akan menjadi imam salat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, menjelaskan pelaksanaan Salat Idul fitri tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.
Pemkot Surabaya menyediakan shaf ramah disabilitas dan layar monitor yang menampilkan juru bahasa isyarat khotbah bagi penyandang disabilitas.
“Tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, kami menyediakan shaf ramah disabilitas dan layar monitor yang menampilkan juru bahasa isyarat khutbah,” ujar Fikser, melalui siaran pers humas Pemkot Surabaya, Minggu (30/3/2025).
Nantinya, juru bahasa isyarat akan berada di samping khatib dan disorot kamera agar gerakannya dapat ditampilkan secara jelas di layar monitor yang dipasang di beberapa titik, baik di bagian jamaah laki-laki maupun perempuan.
“Tujuannya adalah agar penyandang disabilitas dapat memahami isi khutbah dengan baik,” imbuhnya.
Fikser mengajak seluruh warga Surabaya yang tidak mudik untuk bergabung dalam Salat Idul fitri bersama Wali Kota Eri Cahyadi di Taman Surya. Salat akan dimulai pukul 06.00 WIB.
“Bagi warga Surabaya yang tidak mudik, mari kita merayakan Idul fitri bersama-sama dengan Bapak Wali Kota Eri Cahyadi di Taman Surya,” ajaknya.
Pada kesempatan yang sama, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, menyampaikan Pemkot Surabaya menyediakan shaf ramah disabilitas dan layar monitor untuk menampilkan juru bahasa isyarat khutbah pada pelaksanaan Salat Idul fitri 1446 H/2025 di Taman Surya.
“Kami menyediakan shaf ramah disabilitas, baik di bagian jemaah laki-laki maupun perempuan,” ujar Ali.
Juru bahasa isyarat akan ditempatkan di samping khatib dan disorot kamera agar tampilannya dapat disaksikan melalui layar monitor.
“Ini merupakan kali pertama di Indonesia, khotbah Idul fitri disertai penerjemahan bahasa isyarat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyandang disabilitas dapat memahami isinya,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri dan mengikuti Salat Idul fitri di Taman Surya. “Mari bersama-sama merayakan Idul fitri di Taman Surya,”tambahnya. (MC jayim/ida/**)