Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Jadikan Media Partner Sosialisasi DBHCHT

oleh

Pamekasan Jatim, wartaterkini.news–Sebagai lembaga resmi yang di tunjuk Pemerintah daerah untuk mensosialisasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 di Bumi Gerbang Salam, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pamekasan dan Bea Cukai Madura gandeng berbagai mitra media setempat untuk mensosialisasikan DBHCHT.

Bentuk sinesrgi semacam ini akan terus digalakkan untuk mengedukasi masyarakat akan manfaat DBHCHT bagi masyarakat baik di bidang kesehatan maupun pendidikan dan lainnya.

Menurut, Kepala Diskominfo Kabupaten Pamekasan Mohammad menuturkan saat ini pihaknya di percaya menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan sosialisasi, edukasi dan informasi terkait DBHCHT ke masyarakat Pamekasan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Peserta WUB, Pemkab Pamekasan Lakukan Kerjasama dengan Kemenkominfo terkait DTS

“Berdasarkan peran baru yang menjadi tanggung jawab kami, maka Diskominfo dalam pemanfaatan DBHCHT ini, akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi dan edukasi melalui berbagai mitra media yang ada,”tegasnya

“Peran kami menyelenggarakan sosialisasi via media yaitu media cetak bisa koran dan sebagainya dan elektronik radio serta sosmed,” tukasnya.

Menurutnya, baru kali ini pihaknya terlibat pelaksanaan sosialisasi DBHCHT. Sebelumnya dilaksanakan oleh Kehumasan Pemkab setempat, dan tahun ini dan selanjutnya dialihkan ke Diskominfo.

Baca Juga :  Polri: 67 Pelaku Kerusuhan 22 Mei Masih Anak-Anak

“Terhitung mulai tahun 2021 ini berbagai kegiatan publikasi dan kehumasan Pemkab setempat, sudah menjadi tugas dan fungsi pihaknya,”ungkapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Madura, Zainul Arifin mengatakan, ada beberapa metode yang digunakan dalam menyampaikan informasi DBHCHT. Pertama, metode tatap muka atau manual yang sudah berjalan dengan melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat di pelosok melalui peran Pemkab juga.

Baca Juga :  Kuatkan Prokes Klaster Pesantren, Bupati Pamekasan Akan Bentuk Pesantren Tangguh

“Selain itu pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi melalui Radio dan Televisi (TV) Talkshow, lalu terakhir dengan Media Sosial (Medsos) yang senantiasa menggaungkan informasi,” tuturnya

“DBHCHT di Pamekasan cukup besar pada tahun 2021. 25% dari DBHCHT digunakan untuk penegakan hukum dan salah satunya adalah penyampaian informasi kepada masyarakat,” katanya.

“Maka dari itu, sangat perlu untuk dikomunikasikan dan disebarluaskan dengan baik oleh berbagai pihak yang ada,”pungkasnya. (Mz Ilunk/Red)

Print Friendly, PDF & Email