banner 728x250

Pemkab PALI Melalui Dinas Ketahanan Pangan Gelar Sosialisasi B2SA,Begini Jelasnya

PALI Sumsel,Wartaterkini.news–Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan sosialisasi tentang Desa Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA), kepada kelompok PKK desa.

 

Adapun narasumber  kegiatan ini, dari Dinas Ketahanan Provinsi Sumsel, Ketahanan Musi Banyuasin dan Ketahanan Kabupaten PALI.

Kamis (30/5/2024)

 

Sesuai dengan amanat UU 18 Tahun 2012 tentang Pangan Pasal 60 menyatakan bahwa Pemerintah dan Pemda berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi Pangan dengan membudayakan pola konsumsi Pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

Baca Juga :   Polsek Setu amankan Pelaku Jambret saat Patroli Rumah Kosong yang di tinggal Warga Mudik Lebaran

 

Novita Febriyanti, S.T., M.T Kadin Ketahanan Pangan melalui Dedy Alvino Kabid Konsumsi Keamanan Pangan, mengatakan Sosialisasi B2SA sangat penting karena dengan mengkonsumsi makanan sehari-hari yang beranekaragam, menjadi syarat bagi perkembangan organ fisik manusia sejak dalam kandungan ,yang selanjutnya berpengaruh terhadap perkembangan intelegensia maupun kemampuan fisiknya.

 

Generasi yang tangguh secara fisik maupun intelegensia akan menjadi tulang punggung tumbuh kembang suatu bangsa dalam pembangunan ekonomi,sosial politik

Program Empat Sehat Lima Sempurna diganti nama dengan B2SA. “B2SA mengenalkan kepada masyarakat, bahwa menu makanan, dan kompisisi seperti ini, terutama dalam gizinya, ” ucapnya

Baca Juga :   SKK Migas Apresiasi Produksi Sumur SAS-1

 

Program B2SA harus bersentuhan dengan masyarakat langsung, oleh karena itu melibat tim Penggerak PKK didesa, karena ibu – ibu tahu bagaimana memberikan gizi yang baik untuk anaknya.

 

“Setelah dilakukan sosialisasi B2SA, bisa di praktekkan secara langsung di setiap desa, terutama untuk membantu masyarakat secara luas, ” pungkasnya.

 

Program B2SA sangatlah banyak manfaatnya, tinggal saja mengimplementasikan kepada masyarakat terutama di desa.

 

“Program B2SA telah berjalan di Kabupaten Musi Banyuasin, dan perlu kerja sama, serta harus di praktekkan secara langsung, ” tutupnya.(Hr/Red)