Pemkab Lambar Lakukan Pemusnahan KTP Elektronik Rusak

Lampung Barat,Wartaterkini. News–Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Natadjudin Amran didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Lampung Barat, Wasisno Sembiring dan disaksikan sekretaris Inspektorat Rahmad Nur, memusnahkan ribuan KTP Invalid ( tidak berlaku lagi ), bertempat di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lambar, Jum’at (14/12).

“Hal tersebut dilakukan sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri RI tentang penatausahaan KTP elektronik rusak atau invalid dalam rangka tertib administrasi dan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan, kewaspadaan dalam sistem administrasi kepedudukan serta untuk menghindari penyalahgunaan KTP elektronik yang rusak atau invalid”, ujar Natadjudin.

Baca Juga :  Sumsel Sabet Dua Penghargaan di Lampung Fair 2019

Sementara itu, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Wasisno, menjelaskan bahwa KTP invalid yang dimusnahkan tersebut terdiri dari masing-masing KTP elektronik berjumlah 4841 keping untuk tahun 2012 dan 1203 keping untuk tahun 2013, KTP dinyatakan invalid apabila sudah ada pergantian identitas, seperti alamat yang pindah, perubahan status dari belum menikah menjadi menikah, menikah menjadi duda atau janda, bukan karena kesalahan cetak.

Baca Juga :  Jubir Tim Gugus Tugas: Satu Warga OKI Positif Covid-19

Sesuai surat edaran Nomor 470.13/11176/SJ maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melakukan pencatatan dan pemusnahan KTP elektronik rusak atau invalid dalam proses pelayanan di wilayah kerja masing-masing dan melakukan pengecekan terhadap KTP elektronik rusak atau invalid hasil pencetakan massal tahun 2011-2013 yang ada di kelurahan, kecamatan dan kabupaten atau kota.

Apabila masih ditemukan KTP elektronik rusak atau invalid dilakukan pencatatan dan dimusnahkan dengan cara dibakar. Dinas terkait membuat berita acara pemusnahan pada setiap proses pemusnahan dan melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap tempat-tempat penyimpanan atau gudang pengimpanan dokumen negara agar terhindar dari pencurian dan penyalahgunaan dokumen negara. (Kartiko/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini