Pemkab Jepara Terima Hibah 500 Tabung Gas Oksigen dari Kemenperin RI

oleh

Jepara Jateng, wartaterkini.news–Bupati Jepara Dian Kristiandi terima hibah 500 unit tabung oksigen dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, bantuan yang terdiri dari 300 unit tabung kapasitas 47 liter serta regulator, dan 200 unit tabung kapasitas 15 liter serta regulator, di Gedung Shima Setda Jepara, Kamis (25/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Jepara Dian Kristiandi, Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Sujatmiko, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun, Kabag Kesra Setda Agus Bambang Lelono, Kementerian Perindustrian yang diwakili oleh Koordinator Fungsi Program Evaluasi Pelaporan Priyadi Ari Nugroho.

Baca Juga :  Menperin Sebut Hyundai Bakal Jadikan Indonesia Basis Produksi

Dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun menyampaikan, saat ini tabung oksigen tersimpan di Instalasi Farmasi Kabupaten Jepara.

“Tabung oksigen ini yang rencananya kita serahkan kepada 6 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 klinik pemerintah dan swasta, serta 22 puskesmas di Kabupaten Jepara,” kata Mudrikatun.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku bangga atas wujud komitmen dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Jepara di tengah Pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Serap 300 Tenaga Kerja, Menperin: Kehadiran Mobil Esemka Beri Efek Ganda Perekonomian

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jepara, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas bantuan tabung oksigen, Insya Allah akan kami salurkan baik kepada rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik, dan puskesmas,” kata Andi.

Andi mengatakan, kasus Covid-19 ini perlu kita waspadai bersama, kita juga tidak boleh lengah meskipun kasus saat ini menurun.

Baca Juga :  Pembunuhan Jurnalis, Sekjen GPI Minta Kapolri Segera Bentuk Tim Investigasi

“Momentum Natal dan Tahun Baru harus kita waspadai, karena mobilitas masyarakat meningkat yang diprediksi dapat menimbulkan terjadinya gelombang ketiga Covid-19,” katanya.

Bupati Jepara mengimbau, khusus untuk pelaksanaan tahun baru 2022 sedapat mungkin masyarakat untuk tetap tinggal dirumah, berkumpul bersama keluarga dan menghindari kerumunan.

“Tidak ada pawai dan arak-arakan tahun baru yang nantinya berpotensi menimbulkan kerumunan,” Kata Andi. (Eko/Red).

Print Friendly, PDF & Email