Pemkab Bener Meriah Gelar Rapat Analisis Kondisi Pupuk Bersubsidi

Bener Meriah, wartaterkini.news–Pj Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si yang diwakili oleh Plt. Sekda Bener Meriah Armansyah, SE., M.Si pimpin rapat analisis kondisi pupuk bersubsidi di Bener Meriah bersama dengan Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di oproom Setdakab Bener Meriah. Selasa (02/08/2022).

Dalam rapat tersebut Plt. Sekda Bener Meriah menyampaikan bahwa sesuai dengan harapan bupati agar permasalahan terkait pupuk bersubsidi dapat diminimalisir dan dicegah agar tidak terjadi, sehingga masyarakat Bener Meriah selaku petani dapat memperoleh pupuk bersubsidi sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati SBB Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Awal 2022

Dia juga mengharapakan Tim yang nantinya turun kelapangan dalam melakukan monitoring agar mengumpulkan data-data yang akurat, baik dari petani, distributor maupun pengecer, sehingga permasalahan terkait pupuk bersubsidi ini bisa di tangani dengan cepat.

“Tim yang nantinya turun kelapangan jumlahnya tidak harus besar, akan tetapi kerjannya tepat sasaran,”pinta Armansyah.

Diakhir arahannya, Plt. Sekda Bener Meriah mengharapkan rapat analisis kondisi pupuk bersubsidi yang berlangsung saat itu dapat melahirkan masukan-masukan terbaik, yang nantinya bisa mensejahterakan masyarakat Bener Meriah yang mayoritasnya sebagai petani.

Baca Juga :  Danramil Serahkan Pengarahan Kepada Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 02 Koramil 1509-01 Bacan Cabang XXXVII Kodim 1509 Labuha

Ditambahkannya, sasaran pupuk bersubsidi yang tercantum dalam sistem eRDKK, yang menjadi masalah, petani yang tidak tercantum dalam sistem eRDKK juga menuntut mendapatkan pupuk subsidi, sementara pupuk subsidi hanya diberikan kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani.

“Untuk itulah tim yang nantinya turun kelapangan harus mendapatkan data-data yang akurat terkait permasalah pupuk bersubsidi ini. Kita juga mengharapkan keterlibatan pihak dari kepolisian dalam pengawasan,”tutupnya. (Charim/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini