Pelatihan Jurnalistik untuk Informasi Berkualitas dan Profesional

Palembang,Wartaterkini.News– Pelatihan Jurnalistik adalah salah satu cara yang dilakukan Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pusat data dan informasi di Provinsi Sumsel.

Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Jon Kennedy, S.E., M.,Si, saat membuka pelatihan jurnalistik di Hotel Winer Palembang, Selasa (12/2/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 12-13 Februari 2019, oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel bekerjasama dengan Sumatera Ekspres. Tujuannya  untuk mengoptimalkan kemampuan jurnalistik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Tidak Tetap di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Beredar Hoaks, Penjual Bensin Eceran Didenda Rp 30 M

“Salah satu program Gubernur Sumsel adalah meningkatkan kualitas SDM di bidang jurnalistik, diantaranya mengetahui tata cara penulisan berita yang baik dan memenuhi kode etik jurnalis. Oleh karena itu, Diskominfo mengirimkan 20 orang peserta sebagai bentuk peningkatan kemampuan jurnalis,” ujar Jon Kenedy.

Ia berharap agar melalui kegiatan ini para peserta dapat menambah wawasan serta memperbaiki kualitas penyampaian informasi menjadi lebih baik.

“Setiap Media yang menyampaikan informasi ke masyarakat harus memiliki standar yang sesuai kode etik jurnalistik, agar setiap berita yang dibuat dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Rayon AMPI Huristak dan Aek Nabara Barumun, Mardan: Buktikan Kerja Nyata Bahwa AMPI Lebih Profesional

Ia menjelaskan bahkan nanti akan dibentuk intelijen media yang akan bertugas memantau dan menganalisis pemberitaan-pemberitaan yang tersebar luas di masyarakat.

“Intelijen media akan membantu meminimalisir atau bahkan menghilangkan penyebaran berita hoax dan juga perkembangan media-media yang tidak tersertifikasi oleh dewan pers,” ujarnya.

Sementara itu, GM Sumatera Ekpres, Hj Nurseri Marwah berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami teori-teori dasar jurnalistik dengan baik, karena kominfo adalah jembatan antara media dan pemerintah, yang memiliki standar penulisan dalam lingkup pemerintahan.

Baca Juga :  HD Inginkan BPK Edukasi Ke Pelosok dan Harapkan BPK RI Tetap Independen dan Profesional

“Kominfo harus mampu memberikan kejelasan dan mengakomidir para media agar memenuhi standar verifikasi pempublikasian berita yang baik,” katanya.

Ia mengatakan media secara umum harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memperhatikan dan menghentikan konten-konten yang menyebarkan berita hoax.

”Kita ingin media dan wartawannya berkualitas dan profesional. Sekaligus menyebarkan informasi yang akurat, tepat dan dapat dipercaya dan tidak hoax,” pungkasnya.

Dalam kegiatan hari pertama para peserta mempelajari tentang teknik dasar jurnalistik, teknik wawancara, fotografi, dan latihan dalam membuat videografi. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini